Kota Batu

Pedagang yang Tidak Berdagang di Pasar Sayur Kota Batu Selama Tiga Bulan Akan Diganti

Undian kios dan los pedagang pasar sayur berlangsung di pasar sayur yang baru saja selesai diresmikan

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Undian kios dan los pedagang pasar sayur berlangsung di pasar sayur yang baru saja selesai diresmikan, Rabu (19/2/2020). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Undian kios dan los pedagang pasar sayur berlangsung di pasar sayur yang baru saja selesai diresmikan, Rabu (19/2/2020).

Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Batu, Iwan Sufrianto menjelaskan pedagang yang tidak aktif berdagang selama tiga bulan berturut-turut, maka kios atau losnya akan dipindahkan kepada orang lain.

“Tiga bulan berturut-turut tidak jualan, bisa digantikan. Pasar sayur ini milik Pemkot Batu sehingga tidak boleh diperjual-belikan,” kata Iwan kepada SURYAMALANG.COM.

Proses pengundian berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Hingga menjelang sore, proses masih berlangsung.

Diterangkan Iwan, ada 161 pedagang yang memiliki surat keputusan (SK) asli. Sedangkan 45 lainnya memiliki surat keterangan.

Pedagang yang memiliki surat keterangan ditunda terlebih dahulu pengundiannya karena dinas akan menelusuri kebenaran surat keterangan tersebut.

Dikatakan Iwan, pedagang memiliki surat keterangan karena SK aslinya hilang atau terbakar. Ada juga pemilik pertama SK menjual ke orang lain.

“Ini yang masih menjadi tandatanya, ke mana SK aslinya? Kami koordinasikan dengan Bagian Hukum Pemkot Batu keabsahan surat keterangan ini karena nantinya bisa mengarah ke pemilikan kios atau los.”

“Kurang lebih ada 45 pedagang mereka berasalan ada yang terbakar dan hilang,” ungkapnya.

Dikoperindag juga meminta bantuan pengamanan dari Polres Batu.

Malam sebelum pengundian dilakukan, berkas undiannya dititipkan ke Polres Batu.

Hal itu dilakukan agar tidak terjadi titipan dari pihak lain. Polri mengirim kembali berkas dengan pengawalan pada Rabu pagi sebelum pengundian dimulai.

“Semalam, undiannya kami titipkan ke Polres Batu agar tidak ada titipan dan lainnya.”

“Kami koordinasi dengan kepolisian agar pelaksanaan aman dan kondusif,” kata Iwan.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved