Breaking News:

Viral Bocah Cilik Palak Mobil Sambil Todongkan Pistol Mainan, Ujungnya Tertangkap Polisi

Belakangan ini viral foto bocah cilik palak mobil sambil todongkan pistol mainan.

Grid.id
Bocah Cilik Palak Mobil 

SURYAMALANG.COM - Belakangan ini viral foto bocah cilik palak mobil sambil todongkan pistol mainan.

Rupanya peristiwa bocah cilik todongkan pistol mainan itu terjadi di Sabah, Malaysia.

Akhirnya sang boca pun sampai diborgol oleh Kepolisian karena aksinya tersebut.

Melansir World of Buzz, saat kamu berada di sekitar jalanan Malaysia, maka tak jarang kamu akan melihat seorang pengemis.

Pengemis tersebut akan mengulurkan tangan dan meminta belas kasihan di sekitar lampu lalu lintas.

Namun, kejadian cukup mengejutkan terjadi saat seorang bocah yang mengemis, justru mengacungkan pistol untuk meminta uang lebih.

Peristiwa itu terjadi di daerah Lahad Datu, Sabah.

Dan polisi segera dipanggil ke tempat kejadian untuk menangkap bocah itu.

Setelah diselidiki, pistol mainan yang digunakan untuk memalak itu tampaknya diberikan oleh ibunya si bocah.

Dan rencananya hanya digunakan untuk bermain dengan teman-temannya.

Kasus ini akan diselidiki berdasarkan Bagian 6 (1) Undang-Undang Imigrasi 1959/63.

Peristiwa serupa rupanya sudah sering sekali terjadi di Malaysia.

Diketahui, Lebih dari 15 orang lainnya juga ditangkap atas kasus yang sama.

Dan terungkap bahwa tidak satu pun dari mereka yang memiliki dokumen pengenal (KTP) yang sah.

Menurut kepala Polisi Lahad Datu ACP Nasri Mansor, 11 dari 15 yang ditahan adalah anak-anak.

Tahanan tertua berusia 31 tahun.

Pemalakan di Kota Depok

Kasus pemalakan sendiri juga sering terjadi di Indonesia,

Misalnya, bulan Januari lalu Kepolisian mengamankan pelaku pemalakan di Depok.

Diberitakan, Tim Jaguar mengamankan dua pria yang videonya viral dan diduga tengah melakukan aksi pemalakan pada sopir angkutan kota (Angkot) di Jalan Raya Pitara, Cipayung, Kota Depok.

Untuk diketahui, aksinya keduanya direkam seorang warga dan menjadi viral usai beredar diberbagai akun sosial media instagram penyaji informasi.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu 12 Januari 2020.

"Yang bersangkutan masih kami lakukan pemeriksaan ya," kata Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus LDP dikonfirmasi wartawan, Minggu (12/1/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun, kedua terduga pelaku mengaku meminta uang kepada sopir angkot yang bukan lain adalah kerabatnya sendiri.

Untuk membuktikan keterangan tersebut, salah seorang sopir angkot yang diduga menjadi korban pemalakan pun didatangkan untuk menjalani pemeriksaan.

Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, akibat ulahnya yang diduga melakukan tindak premanisme dan pemalakan.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved