Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Desentralisasi Sampah Kota Batu, DLH Akan Bagikan Mesin Pengolah Sampah ke Desa dan Kelurahan

Untuk mendukung pengolahan sampah di desa & kelurahan, DLH Kota Batu akan menyiapkan 24 mesin pengolah sampah.Harga per unitnya sekitar Rp 300 juta

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Arief As Sidieq 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu segera melakukan desentralisasi sampah, berusaha agar konsentrasi pembuangan sampah tidak tertuju di satu titik, yakni ke TPA Tlekung.

Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu akan mendorong agar pengelolaan sampah bisa dilakukan di desa atau kelurahan.

Kepala DLH Kota Batu Arief As Sidieq menyebut desentralisasi sampah dari TPA Tlekung.

Pemprov Jatim Cairkan Dana Desa Sebesar Rp 105 Miliar, Baru Untuk 5 Kabupaten

Korban Begal Cium Tangan Jasad Pelaku yang Tewas Ditembak Polisi, Alasannya Bikin Banyak Orang Heran

Ketakutan BCL 3 Bulan Sebelum Ashraf Meninggal, Jadi Kenyataan Saat Mendapati Suami Kaku di Ranjang

Selama ini, berton-ton sampah dari Kota Batu dikirim ke TPA Tlekung setiap harinya.

“Kami berupaya mengubah strategi pengolahan sampah dari sentralisasi ke desentralisasi. Jadi, sampah-sampah tidak dibuang ke TPA Tlekung semua,” kata Arief.

Dengan sistem desentralisasi ini, pengolahan sampah akan tuntas di desa dan kelurahan.

Untuk mendukung pengolahan sampah di desa dan kelurahan itu, DLH Kota Batu akan menyiapkan 24 mesin pengolah sampah.

Harga per unitnya sekitar Rp 300 juta. 

Secara teknis, DLH Kota Batu akan membuat TPS 3R di tiap kelurahan dan desa.

Dengan adanya alat tersebut, maka sampah-sampah tidak sampai ke TPA Tlekung.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved