Berita Malang Hari Ini

Ganja 1 Kg dengan Mudah Didatangkan Mahasiswa di Kota Malang, Polisi Telusuri Jalur Ekspedisi

"Akan kami telusuri mengapa narkoba itu dengan mudah dikirim melalui jasa ekspedisi," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata

TribunJatim/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat menunjukkan barang bukti ganja, Jumat (21/2/2020) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - Polresta Malang Kota akan mengembangkan lebih lanjut kasus narkoba yang dijual oleh tersangka yang masih tercatat sebagai mahasiswa.

Pasalnya, narkoba dengan jenis ganja itu diperoleh oleh tersangka dari seseorang di Medan.

Kemudian barang haram seberat 1 kg dan seharga Rp. 6,5 juta itu dikirim melalui jasa ekspedisi ke Kota Malang.

Ketakutan BCL 3 Bulan Sebelum Ashraf Meninggal, Jadi Kenyataan Saat Mendapati Suami Kaku di Ranjang

Sepi Job Caisar YKS Hidup Sulit Sampai Nikita Sumbang Token Listrik, Begini Kabar Mantan Istri Kini

Arema FC Belum Bisa Move On dari Kekalahan 2-4 Atas Persebaya, Mario Gomez Singgung Soal Pressing

"Akan kami telusuri mengapa narkoba itu dapat dengan mudah dikirim melalui jasa ekspedisi. Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Malang Kota akan segera melakukan penyelidikan terkait hal itu," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM) , Jumat (21/2/2020).

Sementara itu, info yang diperoleh TribunJatim.com, barang tersebut dibungkus kertas coklat kemudian dibentuk layaknya paket kiriman barang seperti biasa.

Namun pada paket kiriman ganja itu diberi tulisan berupa barang pecah belah.

Sehingga dengan adanya tulisan itu, kemungkinan besar luput dari pengawasan jasa ekspedisi.

Sebelumnya, Polresta Malang Kota tangkap dua orang mahasiswa yang juga menjadi pengedar narkoba.

Kedua tersangka pengedar narkoba itu adalah FIP, laki laki (23) dan AKW alias Frank, laki laki (20). Keduanya merupakan warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Selain berhasil menangkap pengedar narkoba, pihak kepolisian juga berhasil membekuk dua tersangka pembeli ganja.

Yaitu tersangka ASY alias Aco, laki laki (24), warga Surabaya yang menetap di kawasan Simpang Dieng Utara, Kota Malang dan tersangka AFB alias Agam, laki laki (23), mahasiswa asal Tangerang yang tinggal di wilayah Lowokwaru, Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved