Berita Malang
Berita Malang Hari Ini Populer, Warga Pasuruan Pingsan di Halte Bus & Dugaan Perampokan pada Nenek
Berita Malang hari ini populer, warga Pasuruan pingsan di halte bus dan dugaan perampokan pada seorang nenek di rumahnya.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Berita Malang hari ini populer salah satunya tentang warga Pasuruan yang pingsan di halte bus jalan Raden Intan.
Selain itu, berita Malang hari ini lainnya juga akan mengulas dugaan perampokan pada seorang nenek di rumahnya kawasan Klojen.
Selengkapnya, langsung saja simak berita Malang hari ini populer, Senin 24 Februari 2020 yang telah terangkum.
1. Warga Pasuruan Pingsan di Halte Bus
Samian (65), warga Dusun Selotambak Utara, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan mendadak pingsan saat turun dari bus di depan kantor PT Taspen di Jalan Raden Intan, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (23/2/2020) sekitar pukul 08.50 WIB.
Dari informasi yang berhasil dihimpun SURYAMALANG.COM, korban bersama cucunya yaitu Aulia Farha (9) berangkat naik bus dari rumahnya sekitar pukul 07.00 menuju ke acara haul akbar di Pondok Pesantren Darul Hadits Al-Faqhiyyah yang berada di Jalan Aris Munandar, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Sekitar pukul 08.50, korban dan cucunya sampai di Kota Malang kemudian berhenti di depan kantor PT Taspen.
Namun ketika turun dari bus, mendadak korban pingsan.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Polowijen oleh pegendara ojek yang berada di dekat tempat korban turun dari bus.
Setelah itu, petugas medis dari Puskesmas Polowijen segera melakukan pertolongan medis kepada korban.
Diketahui, korban pingsan karena penyakit darah tinggi (hipertensi) yang dimilikinya.
Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni membenarkan kejadian tersebut.
"Iya memang benar telah terjadi kejadian tersebut. Saat ini korban telah kita bawa ke RSSA untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Kita sendiri juga telah menghubungi keluarga korban yang ada di Pasuruan," tandasnya.
2. Dugaan Perampokan Pada Nenek
Stephana Sri Sa’ada (87), diduga korban perampokan yang terjadi di rumahnya sendiri di Jalan Raya Bareng 2N No 565 A, RT 11/RW 08, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Sabtu (22/2/2020).
Rumah korban berada di gang cukup sempit di mana jalan gang rumah korban sendiri hanya cukup untuk dilewati satu mobil saja.
Ketua RT 11 Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Setyo Subahajiono (67) mengatakan bahwa jalan di depan rumah korban sendiri cukup ramai lalu lalang sepeda motor dan orang.
"Jalan gang di depan rumah korban sendiri cukup ramai dan tidak terlalu sepi baik pagi maupun malam hari. Dan menurut penuturan korban, pelaku ini masuk ke rumahnya pada pagi hari sekitar pukul 10.00 lebih," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (23/2/2020).
Ia menjelaskan berdasarkan penuturan korban, sekitar jam 10.00, pembantu korban pamit ke korban hendak menghadiri acara pernikahan di Donomulyo bersama suaminya.
"Sebelum meninggalkan korban, pembantunya telah menyiapkan makan untuk korban. Setelah itu pembantu korban ijin pamit keluar meninggalkan korban sendirian," jelasnya.
Korban pun lantas makan dengan makanan yang telah disiapkan oleh pembantunya tersebut.
"Usai makan, korban kemudian masuk ke dalam kamar. Lantas tak berselang lama, ada orang tak dikenal tiba tiba telah berada di dalam rumahnya," terangnya.
Barulah pada pukul 16.00, saat pembantunya hendak mengecek kondisi korban ternyata diketahu korban sudah tergeletak di lantai rumah.
Dan lemari korban yang berada di dalam kamar tidurnya dalam kondisi acak acakan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait mengungkapkan bahwa petugas saat ini berusaha melakukan pengungkapan dugaan kasus perampokan tersebut.
"Iya memang benar, kejadian tersebut merupakan pencurian dengan kekerasan. Saat ini kasusnya telah ditangani oleh pihak Polresta Malang Kota dan sedang dalam penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
3. Gelar Doktor Oleh UIN Maliki
UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang akan memberikan gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepada Sekjen Rabithah Al-Alam Al Islamy, D4 Muhammad Bin Abdul Karim Al Issa pada Selasa (25/2/2020).
Gelar kehormatan itu di bidang Sejarah Peradaban Islam.
"Insya Allah kami akan memberikan gelar itu dan akan didirikan rumah modernisasi Islam," jelas Prof Dr Zainuddin, Wakil Rektor I UIN Maliki pada SURYAMALANG.COM, Minggu (23/2/2020).
Konsep rumah modernisasi seperti lab. Yaitu menjadi bagian dari memperkokoh NKRI. Supaya jadi negara yang moderat demokratis dan bisa mengayomi semua pihak. Sebab Indonensia sangat beragam dari baik suku dan agama.
Secara umum, tujuan pemberian gelar ini pada sekjen tersebut adalah untuk memberikan apresiasi dan penghargaan atas jasanya dalam mengembangkan Islam moderat.
Sehingga dapat mengayomi semua golongan dan menciptakan perdamaian bagi masa depan dunia global.
Pemberian gelar ini akan diselenggarakan lewat rapat terbuka senat universitas di lantai 5 gedung rektorat. Sekjen RAI akan menyampaikan orasinya dengan topik: Menebar Islam Moderat, Menangkal Ekstremisme dan Terorisme.
Rencana hadir menyertai kedatangan Sekjen adalah Dubes Arab untuk Indonesia, Menteri Agama RI, utusan khusus presiden untuk Timur Tengah, Wamenlu, Wantimpres, Alwi Shihab dll.
Sekjen ini dikenal sebagai ulama’ moderat yang selalu menyerukan persaudaraan muslim (ukhuwwah Islamiyah) dan perdamaian dunia di berbagai belahan dunia.
Sedangkan alasan khusus pemberian gelar ini adalah mempererat UIN Malang dengan universitas dan rumah sakit di Arab Saudi.
Selain itu juga diharapkan UIN yang saat ini sedang merintis menjadi World Class University dan mendapat pengakuan (recognition) di dunia internasional.
Tentang topik pidato tentang Islam moderat, karena di beberapa belahan dunia telah terjadi konflik yang sudah pada taraf memprihatinkan. Baik konflik antaragama, antaraliran, suku, ras dll, terutama di negara-negara Islam Timur Tengah.
Gerakan ekstremisme dan terorisme yang dikomando oleh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sudah sedemikian massif dan membahayakan dunia.
Agama moderat yang menjadi rahmat untuk seluruh jagat raya ini, tidak hanya untuk umat manusia yang berbeda agama, etnis, dan warna kulit, tetapi juga makhluk lain.
Term Islam for all (rahmatan lil ‘alamin) adalah term atau bahasa pilihan Al Quran yang sangat tepat untuk mengembangkan tata aturan main kehidupan berbangsa dan bernegara dalam dunia global saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pria-pasuruan-pingsan-dan-rumah-nenek-yang-kerampokan.jpg)