Respon Bobotoh Dapat Lampu Hijau Arema FC, Ketua Umum Viking Ungkit Sejarah Damai Tahun 2016
Respon Bobotoh dapat lampu hijau Arema FC, Ketua Umum Viking ungkit sejarah damai tahun 2016.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Lebih lanjut, Heru menjelaskan tentang Bobotoh dan Aremania pernah duduk satu stadion yang sama pada tahun 2016 lalu.
Tepatnya dalam laga final Piala Bhayangkara 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Saat itu, Bobotoh dan Aremania tetap fokus mendukung tim kebanggaannya masing-masing.
Mereka berbaur ketika Persib dan Arema dalam permainan dua kali 45 menit.
"Dengan adanya izin ini ya saya berharap bisa mengubah stigma yang ada selama ini," ujar Heru Joko.
"Saya berharap, ini bisa membuat hubungan kami dengan Aremania kembali harmonis," kata dia menambahkan.
Hanya saja, Heru Joko menuturkan, melalui berbagai pertimbangan yang diambil setelah berkomunikasi dengan para pentolan Aremania, maka pihaknya mengambil sikap untuk tidak berangkat ke Malang.
"Saya sudah bertemu dengan pentolan Aremania di Malang. Alhamdulillah kami sangat disambut baik. Namun setelah dipertimbangkan, kami mengambil sikap untuk tidak pergi," kata Heru Joko, kepada Kompas.com.

Salah satu pertimbangan VPC tidak berangkat ke Malang adalah gejolak yang masih terjadi di tingkatan akar rumput.
Menurut Heru Joko, masih ada pro dan kontra terkait rencana kedatangan Bobotoh ke Malang.
Menghindari hal-hal yang tak diinginkan, Heru pun memutuskan agar pihaknya tidak perlu datang ke Malang. "Karena memang situasinya juga di sana masih rawan.
Terutama di media sosial ya, masih ramai ini di kalangan akar rumput. Jadi, kami juga tidak mau ambil risiko," tutur Heru Joko.
"Khawatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan, kami pun memutuskan untuk tidak berangkat," tegas dia.

Heru Joko pun mengimbau kepada Bobotoh yang lain untuk tidak memaksakan pergi ke Malang.
Biar bagaimana, keselamatan dan keamanan tetap harus menjadi prioritas utama.