Breaking News:

Media Sosial

Detik-detik Kengerian Angin Puting Beliung Sapu SPBU di Semarang Bikin Atap Terbang, Langit Mencekam

Detik-detik kengerian angin puting beliung sapu SPBU di Semarang bikin atap terbang, langit mencekam, video-nya viral.

SURYAMALANG.COM/kolase Youtube Tribun Jateng
Video viral Angin Puting Beliung Semarang 

SURYAMALANG.COM - Video detik-detik kengerian angin puting beliung sapu SPBU di Ngampin, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah viral. 

Kedahsyatan angin puting beliung terlihat dari atap SPBU yang beterbangan ditambah susana langit yang hitam mencekam. 

Alhasil kepanikan terlihat dari video viral angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (8/3/2020) tersebut. 

Mengutip Tribunnews.com (grup SURYAMALANG.COM) akibat angin kencang ini, SPBU di Jalan Raya Bawen-Pingit kilometer 41.5, Ngampin, Ambarawa rusak berat.

Awalnya, dari video yang diunggah akun twitter Mohammad Hatta memperlihatkan suasana sebuah SPBU

Terlihat angin kencang mulai membuat daun pohon bergoyang. 

Suara seorang pria yang tampak merekam detik-detik mencekam itu mengatakan ada badai. 

"Badai lur, badai-badari.." teriak pria di video. 

Tidak selang beberapa lama, atap SPBU langsung disapu angin dan beterbangan ke langit. 

Spontan, pria perekam video yang tampaknya ada di dalam mobil terlihat panik dan menjauh dari lokasi kejadian. 

Berikut cuplikan video-nya:


Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo dalam rilis yang dilansir Bnpb.go.id menyebut, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Hingga informasi ini disampaikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," ungkapnya dikutip dari TribunJateng.com. 

Namun, satu orang dikabarkan mengalami luka-luka.

"Satu orang operator mengalami luka di bagian kaki akibat terkena benda keras yang tertiup angin," ungkapnya.

Sementara itu total kerugian belum dapat diperkirakan.

PT Pertamina Marketing Operation Region IV wilayah Jateng-DIY pun menyebut telah menutup sementara SPBU tersebut dan tidak melayani konsumen.

"Menurut pantauan, sejumlah rumah penduduk juga mengalami kerusakan di beberapa bagian termasuk atap rumah, beberapa baliho juga roboh diduga karena diterjang angin puting beliung," ungkapnya.

Media sosial digegerkan dengan angin puting beliung yang menerjang sebuah SPBU di Ambarawa.
Media sosial digegerkan dengan angin puting beliung yang menerjang sebuah SPBU di Ambarawa. (TribunJateng)

Sementara itu, bagi konsumen yang ingin mendapatkan layanan BBM SPBU dapat menuju SPBU terdekat.

"Antara lain SPBU 44.506.10 di lingkar Ambarawa (berjarak +/- 1,5 kilometer dari lokasi kejadian) serta SPBU 44.506.02 di daerah Jambu (berjarak 2 kilometer dari lokasi SPBU Ambarawa)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus meminta masyarakat untuk waspada dan berhati-hari saat di luar ruangan.

"Terkait bencana puting beliung ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan selalu berhati-hati jika berada di luar ruangan," ungkapnya.

Selain SPBU Ngampin, dikabarkan angin puting beliung juga menerjang setidaknya 5 rumah.

Dilansir Tribun Jateng, warga setempat yang menjadi saksi mata, Indah (39), menuturkan puting beliung itu terjadi sekira pukul 13.30 WIB.

Saat itu Indah berada di sebelah SPBU Ngampin.

Ia mengantar anaknya berenang bersama teman-temannya.

"Saya kaget sekali, tiba-tiba hujan lalu ada angin yang berputar-putar," ungkapnya.

Dirinya awalnya tak bisa bergerak karena melihat angin tersebut.

Puting beliung itu kemudian bergerak menuju ke arah SPBU.

"Jadi bergerak dari barat ke timur. Pas menerbangkan seng-seng dan genteng rumah di sekitar situ saya langsung lari," jelasnya.

Pengakuan Warga Terdampak

Sementara itu, Jono (54), mengaku waswas setelah rumahnya terkena terjangan puting beliung tersebut.

Genteng depan rumahnya pun beterbangan.

"Kira-kira ada 5 menitan angin tersebut menerjang daerah sini," jelasnya.

Rumahnya tak mengalami kerusakan yang sangat parah.

Namun, genteng-genteng di atap berjatuhan.

Dikabarkan warga bahu-membahu membersihkan genteng dan seng yang beterbangan.

Petugas SPBU Ngampin juga membersihkan material yang disasar angin puting beliung.

Peringatan Cuaca Ekstream BMKG

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem periode 8 hingga 10 Maret 2020.

BMKG memperkirakan sejumlah wilayah akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga disertai dengan angin kencang, kilat/petir.

Untuk wilayah Jawa Tengah dan Bali diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas lebat.

Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan terjadi hujan lebat yang disertai dengan angin kencang, kilat/petir.

Sesuai dengan informasi pada laman bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi, Minggu (8/3/2020) menyampaikan adanya massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di sebagian Sumatera, Kalimantan, Maluku, dan Papua Barat.

Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indekslabilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua.

Daerah tekanan rendah terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Timur serta sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat daya dan selatan Bengkulu, Teluk Carpentaria, dan Laut Sulu.

Terdapat konvergensi memanjang dari Samudera Hindia barat daya Bengkulu hingga selatan Lampung dan dari perairan selatan Jawa Tengah hingga selatan Bali dan di Laut Arafuru.

Daerah belokan angin terdapat di Sumatera bagian tengah, Kalimantan Tengah,dan Kalimantan Utara.

Dilansir bmkg.go.id, berikut daftar wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat:

Senin, 9 Maret 2020

- Jawa Tengah

- Yogyakarta

- Bali

- Nusa Tenggara Timur

- Kalimantan Tengah

- Kalimantan Utara

- Gorontalo

- Sulawesi Tengah

- Sulawesi Selatan

- Sulawesi Tenggara

Selasa, 10 Maret 2020

- Sumatera Barat

- Jawa Tengah

- Bali

- Nusa Tenggara Barat

- Kalimantan Tengah

- Kalimantan Utara

- Kalimantan Selatan

- Gorontalo

- Sulawesi Tengah

- Sulawesi Tenggara

Daftar wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir:

Senin, 9 Maret 2020

- Aceh

- Sumatera Barat

- Bengkulu

- Jambi

- Kepulauan Bangka Belitung

- Jawa Barat

- Jawa Timur

- Nusa Tenggara Barat

- Kalimantan Timur

- Kalimantan Selatan

- Maluku

- Papua

Selasa, 10 Maret 2020

- Aceh

- Bengkulu

- Jambi

- Kepulauan Bangka Belitung

- Jawa Barat

- Jawa Timur

- Kalimantan Timur

- Sulawesi Utara

- Papua

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: eko darmoko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved