Penanganan Virus Corona di Malang
Update Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwanto memantau harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Kepanjen
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, Agung Purwanto memantau harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Kepanjen, Rabu (18/3/2020).
"Karena masih marak isu corona, kami kunjungi Pasar Kepanjen untuk memastikan stok sembako masih cukup."
"Stok yang ada cukup sampai dua hingga tiga minggu kedepan," tutur AKBP Hendri Umar kepada SURYAMALANG.COM.
Hendri menerangkan tidak ada masyarakat yang panic buying atau membeli kebutuhan pokok secara masif di Kabupaten Malang.
"Kami pastikan tidak ada panic buying. Kami imbau para penjual lebih bijak kepada pembeli yang membeli dalam jumlah besar. Jangan sampai ada kelangkaan," jelas Hendri.
Hendri menuturkan pihaknya belum menemukan penimbunan bahan pokok di wilayah hukum POlres Malang.
Hendri memerintahkan anggotanya untuk menondak orang yang menimpun kebutuhan pokok.
"Kami sudah bentuk satgas pangan ada 30 personel," kata Hendri.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwanto menjelaskan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Kepanjen masih tidak ada kenaikan signifikan. Kecuali gula dan rempah-rempah jenis jahe.
Gula dibanderol dengan harga Rp 16 ribu per kilogram. Sedangkan jahe merah sedang banyak diburu masyarakat. Kata Agung, harganya meroket hingga Rp 80 ribu per kilogram.
"Gula ada kenaikan harga mencapai Rp 16.000 karena distribusi yang ada tersendat. Kami koordinasi agar harganya turun."
"Jahe merah agak langka. Sebelum ada corona harga berkisa Rp 25.000. kini mencapai Rp 80.000 per kilogram," jelas Agung.
Agung menerangkan, stok gula di Kabupaten Malang mencapai 4666 ton. Stok tersebut menurut Agus aman hingga lebaran atau sekitar bulan Mei 2020.
"Gula laporanya masih ada 4.666 ton. Sampai lebaran masih aman. Kami akan koordinasi dengan dengan Disperindag Provinsi Jawa Timur," tutur Agung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kapolres-malang-akbp-hendri-umar-dan-kepala-disperindag-kabupaten-malang-agung-purwanto.jpg)