Penanganan Virus Corona di Malang

Pemkot Malang Terima 420 Alat Rapid Test Dari Pemprov Jatim, Bantu Tenaga Medis Tangkal Corona

Bantuan alat Rapid Test tersebut akan dibagikan kepada petugas medis yang langsung menangani pasien terjangkit virus corona atau Covid-19.

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya via Kompas.com
ILUSTRASI - Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020). Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba yang berlangsung di Babakan Madang Kabupaten Bogor pada 25-28 Februari 2020, dimana dua orang peserta seminar tersebut meninggal dunia di Solo Jawa Tengah akibat COVID-19. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang mendapatkan bantuan 420 alat Rapid Test dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dikhususkan untuk penanganan Covid-19.

Bantuan Rapid Test tersebut akan dibagikan kepada petugas medis yang langsung menangani pasien terjangkit virus corona atau Covid-19.

"Kemarin (27/3/2020) kita dapat dari Pemprov Jatim tapi tidak banyak. Dengan jumlah yang terbatas ini harus bisa kita manfaatkan sebaik mungkin," ucap Humas Timas Satgas Covid-19, dr Husnul Muarif Sabtu (28/3/2020).

Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen Ditutup Mulai Hari Ini, Dishub Berlakukan Physical Distancing

Kawasan Perumahan Elite di Kabupaten Malang Terapkan Physical Distancing, Lawan Virus Corona

Foto Berjemur Nagita Slavina, Ayu Ting Ting dan 8 Artis Lain, Pamer Dada Bertato Demi Cegah Corona

Dia menambahkan, sesuai dengan petunjuk dari Pemrpov Jatim, ada beberapa kriteria bagi tenaga kesehatan yang harus menggunakan Rapid Test ini.

Di antaranya ialah untuk tenaga kesehatan yang merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kemudian untuk tenaga kesehatan yang melakukan kontak tracing.

Dan yang terakhir dipergunakan oleh tenaga kesehatan yang melakukan kontak erat, resiko tinggi terhadap pasien yang belum dilakukan swab.

"Ya karena jumlahnya yang terbatas ini diberikan perunjuk oleh Pemprov Jatim," ucapnya.

Dia menjelaskan, bahwa Rapid Test merupakan sebuah alat untuk mendeteksi antibodi yang ada di dalam tubuh.

Apabila saat dites hasilnya positif, nantinya akan mengarah kepada suatu infeksi yang ada di dalam tubuh.

Sehingga, dapat dipastikan masa inkubasi yang ada di dalam tubuh sudah terdapat tanda-tanda dari Covid-19.

Melalui Rapid Test ini diharapkan oleh Husnul dapat menjadi solusi dalam memeriksa pasien di pelayanan kesehatan.

"Bantuan Rapid Test ini di luar dari bantuan untuk rumah sakit rujukan Covid-19. Dan Rapid Test ini hanya untuk screening kasar atau screening awal untuk melihat kekebalan secara populasi," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved