Selasa, 14 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Pemkot Malang Tentukan Tiga Golongan yang Diprioritaskan Ikuti Rapid Test Virus Corona

Husnul mengatakan Satgas Penanggulangan Covid-19 Pemkot Malang sedang mendata para peserta yang diperbolehkan mengikuti rapid test.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: eko darmoko
Stocktrek Images/Getty Images via Kompas.com
Ilustrasi Virus Corona 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota Malang akan memprioritaskan penggunaan alat uji cepat atau rapid test Covid-19 atau virus corona kepada tiga golongan.

Tiga golongan itu adalah tenaga medis, petugas pelacak atau tracing, dan orang dengan resiko (ODR).

“Ketiga golongan tersebut kami nilai paling membutuhkan rapid test. Karena jumlah yang dikirimkan oleh Pemprov Jawa Timur juga terbatas,” ujar Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Pemkot Malang, Husnul Muarif, Minggu (29/3/2020).

Teknisnya, kata Husnul, rapid test untuk tiga golongan bakal berlangsung di Lapratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Malang.

Melalui rapid test, seseorang yang terinfeksi virus dapat diketahui secara cepat sehingga tidak membutuhkan swab test.

“Rencananya nanti rapid test di Labkesda,” ucap dia.

Husnul mengatakan Satgas Penanggulangan Covid-19 Pemkot Malang sedang mendata para peserta yang diperbolehkan mengikuti rapid test.

Setelah selesai, maka agenda rapid test akan disusun.

“Kami petakan terlebih dahulu. Setelah itu kami akan sesuaikan dengan jumlah alatnya,” tutup dia.

Sebagai informasi, Kota Malang mendapat jatah 420 buah rapid test dari Pemprov Jawa Timur.

Sementara Pemprov Jatim mendapat bantuan rapid test sebanyak 18.400 dari pemerintah pusat.

Alat buatan China ini datang ke Indonesia pada Minggu (22/3/2020) dengan jumlah sebanyak 150 ribu buah.

Alat tersebut disalurkan seluruh tenaga medis untuk penanganan virus corona di daerah-daerah.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved