Virus Corona

Pemkab Malang Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 21 April, Ada Imbauan Penggunaan Dana BOS

Kebijakan belajar di rumah melalui surat bernomor 443.1/1410/35.07.010/2020 itu berlaku bagi pelajar PAUD, TK, SD dan SMP seluruh Kabupaten Malang.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Ilustrasi foto kegiatan mandiri siswa lewat pembelajaran di rumah untuk antisipasi Covid-19, Rabu (25/3/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang mengeluarkan aturan perpanjangan masa belajar di rumah hingga 21 April 2020.

Kebijakan melalui surat bernomor 443.1/1410/35.07.010/2020 itu berlaku bagi pelajar PAUD, TK, SD dan SMP seluruh Kabupaten Malang. 

Dikeluarkannya kebijakan memperpanjang masa belajar di rumah itu adalah bagian dari mencegah penularan virus corona di Kabupaten Malang.

Universitas Airlangga (Unair) Temukan Bakal Obat Covid-19, Ada 5 Jenis Senyawa Kuat

Pelatih Arema FC U-20 Meninggal Dunia, Sempat Bahas Program Latihan Akademi Arema Sebelum Meninggal

Video Via Vallen Keliling Desa Bagi Sembako Sambil Tenteng Kardus, Rela Sisihkan Honor Rp 60 Juta

"Pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar di rumah sejatinya akan berakhir pada 5 April 2020. Namun, diperpanjang hingga tanggal 25 April 2020," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono ketika dikonfirmasi, Rabu (1/3/2020).

Rahmat menambahkan, bagi pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidikan dapat melakukan pekerjaannya dari rumah.

Apabila ada kegiatan di setiap sekolah atau kantor wajib menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

"Sama juga bagi para tenaga kependidikan berlaku sampai 21 April 2020. Proses kegiatan tetap berlansung dengan sistem daring atau online," ujar Rahmat.

Kepada seluruh kepala sekolah, Rahmat meminta wajib pengaturan secara periodik terhadap kegiatan guru dan tenaga kependidikan.

Akibat merebaknya virus corona, pelaksanaan Ujian Nasional dan Ujian Akhir Semester telah dibatalkan.

Alhasil, penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan tetap bisa digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved