Virus Corona di Malang
UIN Maliki Malang Bagikan 10 Bilik KAVi ke Masjid dan Pondok Pesantren
Pembagian bilik Kavi sebagai program pengabdian ke masyarakat menghadapi Covid-19. Masjid dan pondok tersebut berada di sekitar kampus.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM-MALANG- Sebanyak 10 bilik KAVi ( Kabut Anti Virus) buatan UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang dibagikan ke delapan masjid dan dua pondok pesantren, Jumat (3/4/2020).
Ini sebagai program pengabdian ke masyarakat menghadapi Covid-19. Masjid dan pondok tersebut berada di sekitar kampus.
Adapun lokasi masjid penerima bantuan seperti di wilayah Sumbersari, Ketawang Gede dan Merjosari.
• Wali Kota Malang Cabut Surat Edaran Soal Bantuan Penanganan Virus Corona, Sudah Disalahgunakan
• Nia Ramadhani & Ardi Bakrie Rayakan Ultah Pernikahan ke-10, Jedar Singgung Insiden Usir Penumpang KA
• Kendaraan Nunggak Pajak Sampai 5 Tahun Bebas Denda & Bisa Bayar Online, Pemutihan Faktor Covid-19
Sedangkan pondok pesantren penerima adalah PP Anwarul Huda Pondok Pesantren Sabilurrosad Gasek.
Pembagian tersebut di hadiri oleh Rektor, wakil rector serta para pimpinan fakultas dan unit terkait.
Sedang dari masjid dihadiri para Ketua Takmir Masjid masing-masjid.
Dr Iman Tazi, pembuat bilik KAVi mengatakan bahwa bilik KAVi ini bisa membunuh kuman sampai mati.
"Caranya dengan masuk ke bilik KAVi dengan tangan diangkat biar virus yang menempel di ketiak juga mati. Begitu juga ketika masuk harus tahan nafas selama 10 detik lalu keluar," jelas Tazi pada para takmir.
Dijelaskan, kabut KAVi terbuat dari alkohol murni dicampur dengan air. Perbandingannya 1:1.
Ia berpesan, HP dan rokok tidak boleh dibawa saat masuk bilik.
Sedang Dr Sri Harini, Dekan Fakultas Saintek terpisah menyatakan bantuan ini diberikan dengan dilengkapi alkohol sebanyak lima liter.
Jika habis, diharapkan bisa diupayakan mandiri oleh masjid misalkan lewat donatur.
Ditambahkan Dr Tutik Hamidah, Ketua LP2M UIN Malang, memang sudah ada imbauan pemerintah terkait social distacing di area layanan publik, termasuk tempat ibadah.
Tapi pada pratiknya ada sejumlah masjid yang masih buka sehingga banyak jamaah salat.
Harapannya, dengan melewat bilik ini saat masuk masjid sebelum ibadah, maka bisa melaksanakan ibadah dengan tenang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bilik-kavi-dibagi.jpg)