Berita Malang Hari Ini

Dosen Unisma Ubah Terpaan Angin Jadi Energi Listrik, Gunakan Turbin Rancangan Laboratorium Kampus

Penelitian dosen Unisma ini masuk seleksi dari 127 peneliti lainnya di Unisma dan tembus seleksi juga di Kemenristekdikti

SURYAMALANG.COM/Humas Unisma
Ir Hj Unung Lesmanah MT, dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Malang (Unisma) meneliti tentang terpaan angin menjadi energi listrik di lantai 7 gedung kampus setempat. 

SURYAMALANG.COM-MALANG - Energi terbarukan dari terpaan angin menjadi listrik diteliti oleh Ir Hj Unung Lesmanah MT, dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Malang (Unisma).

Hasil penelitian berupa alat ini diharapkan bisa sumber alternatif daya listrik di perkotaan.

Ia melakukan penelitian kecepatan angin di gedung Usman Bin Affan lantai 7 di kampus Unisma.

917 Siswa Malang Lolos SNMPTN 2020,Semua yang Lolos Diminta Jadi Duta Pencegahan Covid-19

Kota Malang Akan Terapkan PSBB, 2 Alasan Jadi Modal Wali Kota Malang Mengajukan ke Pemprov Jatim

Peta Penyebaran Corona (Covid-19) Malang Raya 8 April 2020 hingga Kecamatan, Termasuk Kota Batu

"Sebelumnya saya merancang terlebih dahulu Turbin Angin yang dikerjakan di Laboratorium Teknik Mesin Unisma dan dibantu dua orang mahasiswa," jelas Unung pada suryamalang.com, Rabu (8/4/2020).

Setelah dirakit dan dilakukan uji coba di lantai 7, berhasil. Kecepatan anginnya mencapai 3 m/s sampai 6 m/s.

Unung yang juga Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik Unisma menjelaskan Vertical Axis Wind Turbine atau turbin angin inilah yang mengkonversi energi angin menjadi energi listrik.

Di mana saat angin berhembus ke turbin angin yang dipasang pada arah angin, maka angin menabrak sudut-sudut turbin tersebut.

Sehingga turbin angin berputar dan kemudian putaran dari turbin angin diteruskan ke generator untuk diubah menjadi energi listrik.

Ia menyatakan, penggunaan angin sebagai sumber tenaga energi alternatif sudah cukup banyak.

Tapi di Indonesia belum dimaksimalkan. Padahal, kontur geografis Indonesia dengan banyaknya gunung dan bukit yang akan menimbulkan angin.

Disebutnya, beberapa daerah di Jawa Timur kerap angin bertiup kencang hampir sepanjang tahun. Ini sebenarnya juga potensi energi listrik.

Dikatakan, eksperimen penelitiannya belum tuntas sepenuhnya. Tinggal mengolah data dari hasil pengamatan selama ini.

Ketua LPPM Unisma, Dr. Nour Athiroh Abdoes Sjakoer SSi MKes menambahkan, penelitian turbin angin ini mendapat dana dari Hibah Institusi Unisma (Hima).

"Ini dana khusus intensif untuk penelitian dan pengabdian para dosen sebagai stimulus agar dosen giat memproduksi jurnal penelitian," jelas Athiroh.

Dikatakan, penelitian Unung ini masuk seleksi dari 127 peneliti lainnya di Unisma dan tembus seleksi juga di Kemenristekdikti

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved