Berita Malang Hari Ini
Tiga SMPN Baru di Kota Malang Belum Memiliki Gedung Sendiri
Dengan tambahan tiga SMPN itu, maka bakal ada 30 SMPN. SMP baru itu rencananya SMP Mulyorejo, Gadang dan Polehan, Kota Malang.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Meski sudah disampaikan memalui Surat Edaran (SE) PPDB untuk TK-SD-SMPN tahun ajaran 2020/2021, ada tiga SMPN baru, namun gedungnya belum diketahui di mana.
Dengan tambahan tiga SMPN itu, maka bakal ada 30 SMPN. SMP baru itu rencananya SMP Mulyorejo, Gadang dan Polehan, Kota Malang.
Dalam PPDB tahun lalu saat ada zonasi 90 persen, banyak siswa dari SD di kelurahan itu tidak bisa masuk SMPN karena zonasinya jauh dari rumahnya.
Kadisdikbud Kota Malang Zubaidah ketika ditanya lewat WhatsApp (WA) tidak menjelaskan apakah sekolah baru itu menumpang di SDN atau bagaimana. Sebab tidak ada proyek pembangunan fisik saat pandemi Covid-19.
Sedang Burhanudin, Ketua MKKS SMPN Kota Malang ketika dikonfirmasi suryamalang.com, Minggu (26/4/2020) membenarkan jika gedungnya belum jadi.
"Maka nanti insya Allah ada SMPN yang diminta untuk melayani proses pembelajarannya selama gedung nya belum jadi. Tapi saya belum tahu sementara menumpang di SDN atau di SMPN mana," jelas Burhanudin.
Dari data di SE itu, daya tampungnya hanya dua rombongan belajar ( rombel) per SMP baru. Per rombel ada 30 siswa. Maka total nanti hanya menampung 180 siswa. Juga belum diketahui nanti SDM gurunya bagaimana.
Karena masih baru, maka tidak menerima siswa inklusi. Sementara Idham Chalid, Ketua MKKS SMP swasta juga baru tahu jika akan ada SMPN baru tahun ini.
"Kalau soal kepastiannya, saya belum tahu. Cuman pada rapat dengan dikbud pada Maret lalu terkait PPDB, saya tetap minta agar tidak ada penambahan SMPN baru. Sebab SMP swasta jumlahnya sudah 78 lembaga," jelas Idham dikonfirmasi SURYAMALANG.COM terpisah.
Karena sudah ditetapkan di SE itu, maka tidak tahu bagaimana lagi.
"Ya sudah. Mau gimana? Saya sudah berusaha minta pada rapat dengan walikota dan juga dengan kepala dikbud aspirasi teman swasta supaya tidak nambah smp negeri tapi ya tetap jalan saja," jawabnya.
Dari data di SE itu, daya tampung SMPN ada 6620 siswa. Dari zonasi 50 persen nanti bisa menampung 3208 siswa baru. Dari jalur prestasi sebanyak 1987, afirmasi 990 siswa dan jalur mutasi sebanyak 327 siswa.
Dalam zonasi 50 persen, calon peserta bisa memilih tiga SMP terdekat. Untuk zonasi, memakai jarak dari titik pusat koordinat sekolah dengan domisili calon peserta sesuai KK.
Dalam wawancara sebelumnya, Zubaidah menyatakan sudah mendapatkan lahan untuk SMP yang di Mulyorejo dan Polehan milik Pemkot Malang. Namun untuk area Gadang belum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/foto-kepala-dinas-pendidikan-kota-malang-zubaidah-sgsgsgs.jpg)