Virus Corona di Jember

26 Orang Meninggal Dunia di Jember Berkaitan dengan Wabah Covid-19, Baik yang Positif, PDP dan ODP

Jumlah 26 orang yang meninggal ini memang bukan jumlah orang yang sudah dinyatakan positif covid-19 saja, tapi juga ODP dan PDP

SURYAMALANG.COM/PMI Jember
Petugas pemakaman jenazah dari PMI Jember usai menjemput jenazah satu orang PDP di sebuah rumah sakit di Jember, untuk kemudian dimakamkan memakai protokol keselamatan di masa pandemi Virus Corona, Selasa (28/4/2020) 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Sebanyak 26 orang meninggal dunia di Jember terkait dengan kasus pandemi Covid-19 hingga saat ini.

Jumlah 26 orang yang meninggal ini memang bukan jumlah orang yang sudah dinyatakan positif covid-19 saja, tapi juga termasuk pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Jember.

Data tersebut dihimpun SURYAMALANG.COM dari data yang disampaikan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember per 29 April 2020.

Pada Rabu (29/4/2020) malam, Satgas Penanganan Covid-19 Jember merilis data perkembangan paparan Covid-19 di Jember, yakni 11 orang terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona, 74 orang masuk kelompok PDP, 1.125 orang masuk dalam kelompok ODP, dan 23.213 orang masuk dalam kelompok orang dengan risiko (ODR).

Untuk jumlah kasus terkonfirmasi positif, tidak ada kasus baru pada 29 April 2020.

Jumlah 11 kasus positif Covid-19 itu sama dengan data per 28 April 2020.

Dalam kelompok positif terkonfirmasi, PDP, dan ODP, ada data kematian di dalamnya.

Pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia ada satu orang, kemudian di kelompok PDP ada 11 kasus kematian, dan di kelompok ODP ada 14 kasus kematian.

Warga yang meninggal dunia namun berada di kategori PDP dan ODP, ada yang menjalani pemeriksaan awal melalui 'rapid-test', namun ada juga yang tidak. Dari 11 orang PDP yang meninggal dunia semuanya sudah menjalani pemeriksaan cepat, hasilnya empat orang reaktif (positif) dan tujuh orang tidak reaktif (negatif).

"Untuk kasus kematian terbaru dari PDP adalah warga Kecamatan Sumberbaru. Hasil rapid test negatif," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Jember Gatot Triyono, Rabu (29/4/2020) malam.

Sementara itu 14 orang meninggal dunia dari kategori ODP terdiri atas 10 orang dilakukan rapid test dengan hasil tidak reaktif, dua orang rapid test dengan hasil reaktif, dan dua orang tidak dilakukan rapid test.

Mereka yang meninggal dunia, lanjut Gatot, mendapatkan perawatan jenazah dengan standar dan protokol pemulasaraan jenazah di masa pandemi Virus Corona.

Petugas khusus pemulasaraan jenazah yang merawat, mensalati (bagi jenazah muslim), sampai memakamkan. Petugas memakai alat pelindung diri (APD).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved