AC Milan Ternyata Pernah Dipecundangi Pemain Kelahiran Situbondo, Maldini dan Shevchenko Dibikin KO
AC Milan Ternyata Pernah Dipecundangi Pemain Kelahiran Situbondo, Maldini dan Shevchenko Dibikin KO
Sebab, itu untuk pertama kalinya tim lokal bisa mengalahkan klub sebesar AC Milan yang saat itu dilatih oleh Carlo Ancelotti.

Perjalanan Rochy Putirai di Hong Kong
Petualangan pemain asal Situbondo, Jawa Timur, itu di Hongkong memang berubah-ubah.
Rochy Putiray memutuskan untuk berkarier di Hong Kong pada musim 2000 dengan bergabung bersama Instant-Dict FC usai memutuskan keluar dari Persija Jakarta.
Rochy Putiray hanya satu musim di klub tersebut dengan mencetak 12 gol dari 22 pertandingan.
Pada musim selanjutnya, ia memutuskan tetap berada di Hong Kong dan bergabung bersama klub Happy Valley.
Selama satu musim di klub itu, eks pemain Arseto Solo tersebut mencetak 17 gol dari 25 pertandingan.
Pada musim 2002, Rochy Putiray memutuskan untuk kembali ke Indonesia dengan bergabung bersama PSM Makassar.
Kariernya di PSM Makassar tidak cemerlang karena hanya mampu menciptkan empat gol dari 20 laga.
Akhirnya ia memutuskan kembali ke Hong Kong dengan membela South China AA pada musim 2003.
Rochy Putiray mencetak 42 gol dari 32 laga bersama South China AA.
Selanjutnya, ia kembali lagi ke Indonesia setelah mendapatkan tawaran dari Persijatim Solo FC atau yang sekarang bernama Sriwijaya FC.
Petualangan Rochy Putiray bersama Persijatim Solo FC hanya satu musim dan ia kembali lagi ke Hong Kong dengan bergabung bersama Kitchee SC pada 2004.
Dalam 26 pertandingan, Rochy Putiray menunjukan kualitasnya dengan melepaskan 43 gol.
Rochy Putiray akhirnya kembali lagi ke Indonesia pada tahun 2004 dan bergabung bersama PSPS Pekanbaru.