Berita Malang Hari Ini

Dampak Kuliah Online, Mahasiswa Fisip Unmer Inginkan Pemotongan UKT Dan BPT

BEM Fisip Universitas Merdeka (Unmer) Malang memberikan pernyataan rilis tentang pemotongan UKT dan BPT (Biaya Praktikum dan Tugas)

IST
Mahasiswa Fisip Unmer Malang meminta penurunan UKT dan penghapusan BPT karena dampak pandemi Covid 19. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - BEM Fisip Universitas Merdeka (Unmer) Malang memberikan pernyataan rilis tentang pemotongan UKT dan BPT (Biaya Praktikum dan Tugas), Minggu (17/5/2020).

Fahrur Rozi, Ketua BEM Fisip Unmer saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM menyatakan pihaknya sudah berkali-kali membahasnya di tingkat fakultas.

"Baik dialog di prodi dan dekan. Tapi kami belum mendapat jawaban yang memuaskan. Kemudian kami juga sudah berkirim surat diwakili oleh BEM Universitas untuk meminta keringanan UKT ( Uang Kuliah Tunggal)," jelas Fahrul Rozi.

Kemudian turunlah surat edaran dari rektor dan hanya mendapatkan potongan sebesar Rp 100.000 per bulan sebagai tambahan biaya kuota bulan Juni-Juli 2020.

Tapi menurutnya, itu dirasa kurang sepadan demgan yang dikeluarkan mahasiswa dari yang dibayarkan dan yang diterima.

Dikatakannya, BPT di Fisip bervariasi. Untuk prodi Administrasi Bisnis Rp 800.000. Sedang untuk Ilmu Komunikasi dan Administrasi Publik sekitar Rp 1 juta. BPT dibayarkan di semester 4 dan 6.

Dalam rilisnya, mahasiswa Unmer menjalani kuliah online sejak 16 Maret 2020 saat merebaknya pandemi Covid-19. Kemudian diperpanjang lagi dengan adanya SE rektor.

Sedang mahasiswa untuk menjalankan tugasnya mengeluarkan biaya lagi karena harus ada kuota internet. Sedang yang tinggal di daerah pelosok harus mencari kualitas signal karena tugas banyak.

Adapun tuntutan mahasiswa Fisip Unmer adalah meminta pemotongan UKT karena kondisi ekonomi dampak pandemi, dan menginginkan realisasi serta transparansi alokasi BPT.

Juga meminta agar BPT di Fisip dihapuskan. Ana Mariani, Kabag Humas Unmer Malang saat dikonfirmasi menyatakan persoalan sudah selesai di tingkatan universitas.

"BPP sudah akan dipotongkan di semester depan dan pembayaran uang praktikum dilonggarkan batas pembayarannya. Namun masalahnya mahasiswa minta pembebasan biaya praktikum," jelas Ana. Menurutnya tidak masalah mahasiswa berekspresi atas hal itu.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved