Jaringan Narkoba di Sepak Bola Nasional

Terlibat Jaringan Narkoba di Jatim, Karier Kiper Choirun Nasirin di PSHW Berakhir

Manajemen PS Hizbul Wathan (PSHW) resmi mencoret M Choirun Nasirin dari daftar kiper.

SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
M Choirun Nasirin saat masih memperkuat Persegres Gresik United. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Manajemen PS Hizbul Wathan (PSHW) resmi mencoret M Choirun Nasirin dari daftar kiper.

Kiper yang akrab disapa Cak Imin itu dicoret karena terlibat dalam jaringan narkoba.

Cak Imin ditangkap bersama Eko Susan Indarto (40), Novin Adrian (36), dan Dedik A Manik (42) di Sidoarjo.

Eko adalah mantan gelandang Persela Lamongan.

Sedangkan Dedik A Manik merupakan mantan wasit Liga Indonesia yang sekarang menjabat sebagai Ascot PSSI Jakarta Utara aktif.

Presiden klub PS Hizbul Wathan (PSHW), Dhimam Abror mengaku sudah komunikasi dengan BNNP Jatim dan Cak Imin.

"Kami telah memberhentikan dia sebagai pemain PSHW dan putus kontrak," kata Dhimam kepada SURYAMALANG.COM, Senin (18/5/2020).

Cak Imin merupakan rekrutan baru PSHW.

Nasirin baru diresmikan pada 10 Maret 2020.

Sebelumnya, Pesepak bola aktif dan mantan pemain terlibat dalam jaringan narkoba di Jawa Timur.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved