Berita Malang Hari Ini

Tips Kampus IBU Malang Jaring Mahasiswa Baru, Ada Paket Ramadhan dan Paket Lebaran

IKIP Budi Utomo (IBU) dalam menjaring calon mahasiswa baru (camaba) memiliki tips sendiri

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang penerima beasiswa memberikan donasi pada Satgas Covid-19, Rabu malam (20/5/2020) untuk membantu mahasiswa lainnya yang terdampak Covid-19. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - IKIP Budi Utomo (IBU) dalam menjaring calon mahasiswa baru (camaba) memiliki tips sendiri. Yaitu mempersiapkan paket-paket yang tidak memberatkan.

Sehingga di tengah pandemi tetap bisa meneruskan pendidikan tingginya. Untuk itu pada Rabu malam (21/5/2020) dilakukan launching Paket Ramadhan dan Paket Lebaran.

"Paket Ramadan adalah paket pendaftaran dengan nilai Rp 0 untuk semua pembiayaan di awal. Semua pembayaran awal dapat dilakukan setelah masuk kuliah, tepatnya mulai semester II (dua)," jelas Ketua PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) IBU, Yulianto Dwi Saputro, MSc pada wartawan di kampus C IBU.

Pembayaran ini meliputi sumbangan awal pembangunan, herregistrasi dan semester, semua dapat dibayar mulai semester dua.

"Karena sebentar lagi Ramadhan usai, maka disiapkan lanjutannya Paket Lebaran," tambahnya.

Skemanya juga sama dengan paket Ramadan namun plus cash back 10% dari sumbangan pembangunan jika dilunasi di semester dua nanti.

Sejauh ini, jumlah pendaftar di IBU sudah mencapai 1200 an. Dan sebagian besar sudah melakukan daftar ulang.

Sedang Rektor IBU Dr Nurcholis Sunuyeko MSi menyampaikan paket-paket PMB itu untuk calon mahasiswa yang ingin kuliah namun masih terkendala biaya.

"Kondisi perekonomian saat ini samgat terdampak pandemi Covid-19. Karena itu, saya instruksikan panitia PMB untuk memberi kelonggaran dan kesempatan seluas-luasnya agar yang benar-benar ingin kuliah dapat mengenyam bangku kuliah tanpa harus menunggu tahun depan," tandasnya.

Di sela acara itu juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan dana dari mahasiswa penerima beasiswa IBU kepada Satgas Covid-19. Jumlahnya Rp 9,4 juta.

"Dari mahasiswa penerima Bidik Misi memberikan keperdulian pada mahasiswa lainnya yang juga memerlukan," jelas Yanwar Setyo Putro, salah satu mahasiswa yang mewakili pemberian donasi.

Jumlah mahasiswa Bidik Misi yang berdonasi ada 100 mahasiswa.

"Dananya kami serahkan ke Satgas Covid-19. Untuk pendistribusiannya dan bentuknya bagimana, kami serahkan ke Satgas. Kami hanya ingin membantu teman-teman mahasiswa lain agar bisa terbantukan sedikit kebutuhannya," jelas Yanwar, mahasiswa semester 6 prodi PJKR.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved