Penyebab Dory Harsa Keluar dari Lare Jawi Didi Kempot Terjawab, Yan Vellia: Wasiat dari Almarhum

Penyebab Dory Harsa keluar dari Lare Jawi Didi Kempot terjawab, Yan Vellia: wasiat dari almarhum

Suryamalang.com/kolase instagram @doryharsa/@yanvellia_dkmanagement
Dory Harsa Didi Kempot dan Yan Vellia 

Isu Dory Harsa hengkang sudah lama mencuat

Sebetulnya, kabar hengkangnya Dory Harsa sudah lama mencuat.

Ketika itu Dory Harsa tiba-tiba tidak tampil di Konser Amal Didi Kempot untuk masyarakat terdampak Corona pada Sabtu (11/4/2020) malam.

Pada April 2020 lalu, Tim Didi Kempot, masih enggan bersuara terkait kabar miring yang berhembus tersebut.

Anggota Tim Produksi Didi Kempot, Ige Ardian, kepada TribunSolo.com, mengaku tidak ingin berkomentar banyak terkait kabar hengkangnya Dory.

"Kalau soal Dory kami belum ada statement," katanya singkat saat dihubungi TribunSolo.com, Minggu (12/4/2020) artikel 'Penabuh Gendang Dory Harsa Diisukan Hengkang, Penjelasan Official Didi Kempot'

Diungkapkan oleh Ige, jika ada yang memberi statement terkait hengkangnya Dory Harsa ia memastikan bukan pernyataan resmi dari pihak Didi Kempot.

Pihaknya tidak ingin kabar hengkangnya Dory membuat situasi kurang nyaman di tubuh personel Didi Kempot.

"Misal ada orang lain bicara ya terserah," ujar dia.

"Tapi kalau dari official Didi Kempot belum membuka jawaban itu ke publik," kata Ige kala itu.

Keputusan Dory Harsa hengkang dari Lare Jawi pun menuai kekecewaan oleh para penggemar dan Sobat Ambyar.

Kini, alasan keluarnya Dory Harsa terungkap juga di media sosial.

> Sosok Dory Harsa 

Di sisi lain sosok Dory Harsa menjadi salah satu personil yang digemari banyak wanita.

Parasnya yang rupawan, membuat Dory Harsa kebanjiran fans.

Dory Harsa menjadi lebih terkenal karena menangis di panggung saat menjadi penabuh gendang Didi Kempot.

Sebetulnya, nama Dory Harsa merupakan nama tenarnya. 

Adapun nama asli pria asal Surakarta ini adalah Dory Haryanto Saputra.

Dory Harsa terlahir dari keluarga seniman.

Ayahnya merupakan penabuh gendang, sedangkan ibunya adalah sinden.

Dua kakak perempuan Dory Harsa juga menjadi pesinden.

Sedangkan Dory mewarisi kemampuan penabuh gendang sang ayah. 

> Jejak Karier

Bakat bermain musik Dory Harsa menurun dari sang ayah, Agus Haryanto.

Agus Haryanto merupakan penabuh gendang generasi pertama Didi Kempot.

Dory Harsa bergabung menjadi tim musik Didi Kempot pada tahun 2008. 

Keterlibatannya menjadi pengiring musik Didi Kempot karena campur tangan sang ayah.

Saat itu, Dory Harsa masih berada di bangku SMA.

Awalnya, Dory bermain drum karena memang keahliannya.

Lambat laun kemampuan bermusik Dory Harsa semakin berkembang.

Dia pun menjadi penabuh gendang menggantikan sang ayah di setiap penampilan Didi Kempot.

Setelah videonya menangis viral, Dory Harsa tak menyia-nyiakan kemampuannya.

Dory Harsa pun melebarkan sayapnya menjadi seorang penyanyi.

Dory Harsa telah merilis video menyanyikan lagu My Love dan Wis Cukup diciptakan oleh Didi Kempot.

Selain itu, Dory Harsa juga merilis video campursari Ojo Nesu Nesu, Sak Ora Orane, dan Lara Ati.

Dory Harsa juga sempat berkolaborasi dengan Didi Kempot berjudul Kangen Neng Nikckerie.

> Kehidupan Pribadi

Kehidupan pribadi Dory Harsa langsung tersorot setelah video dirinya menangis di atas panggung viral di akhir 2019. 

Dory Harsa diketahui telah menjadi duda beranak dua (kembar) di usianya ke-26 tahun.

Di tahun 2020, Dory Harsa harus kehilangan dua sosok penting dalam hidupnya.

Sang ayah yang juga dikenal dengan nama Agus Genjik, meninggal pada Senin (6/4/2020).

Sebulan setelahnya, Dory Harsa kehilangan sosok yang disebutnya sebagai panutan yaitu Didi Kempot, Selasa (5/5/2020).

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved