Breaking News:

PSBB di Malang Raya

PSBB Malang Raya H+1 Lebaran, Puluhan Kendaraan Terpaksa Putar Balik Dari Exit Tol Lawang

Rata-rata petugas Posko Check Point Exit Tol Lawang bisa memeriksa hingga 200 kendaraan dalam sehari.Bisa menyuruh putar balik hingga 78 kendaraan

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Petugas memberhentikan mobil pribadi yang melintasi Posko Check Point Exit Tol Lawang, hingga kini PSBB Malang Raya masub berlaku, Senin (25/5/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebanyak 40 kendaraan terpaksa mengurungkan niat pergi ke Kabupaten Malang setelah diminta putar balik oleh petugas di Exit Tol Lawang, Senin (25/5/2020).

"Sejak pagi tadi hingga siang ini kita sudah menyuruh 40 kendaraan plat luar Kabupaten Malang agar putar balik ke daerah asal. Karena saat ini masih PSBB Malang Raya masih berlaku," ujar Ketua Posko Check Point Exit Tol Lawang, Ipda Fredy Siwi

Fredy menambahkan, puluhan kendaraan yang dipaksa putar balik tersebut rata-rata berasal dari Surabaya, Sidoarjo dan daerah lain di sekitar Kabupaten Malang.

Rata-rata para petugas Posko Check Point Exit Tol Lawang bisa memeriksa hingga 200 kendaraan dalam sehari.

"Dalam sehari rata-rata kami bisa menyuruh putar balik hingga 78 kendaraan. Kami memberikan penjelasan secara humanis," bebernya.

Ritme arus lalu lintas di Exit Tol Lawang pada H+1 Lebaran diakui Fredy sudah menurun drastis daripada sebelum pelaksanaan Idul Fitri.

Bila dibandingkan dengan kondisi saat ini, petugas bisa memutar balik hingga 200 kendaraan.

"Sebagian besar yang melewati Exit Tol Lawang hingga akhirnya kami periksa adalah kendaraan pribadi," tutur Fredy.

Fredy meminta kepada seluruh masyarakat agar mematuhi peraturan PSBB Malang Raya serta menunda kunjungan Kabupaten Malang jika tidak sangat mendesak.

"Kendaraan pribadi luar Kabupaten Malang kami tegaskan tidak boleh masuk. Meskipun plat merah kami periksa juga. Jadi tak pandang bulu," tutur Fredy.

Pria yang juga menjabat Kanit Binmas Polsek Tajinan ini berharap kondisi pandemi COVID-19 bisa segera berakhir.

"Maka dari itu masyarakat harus sadar tentang bahaya virus corona. Kalau Masyarakat sudah sadar kinerja kita gak seperti ini," ungkap pria yang harus bekerja di posko secara shift bersama dengan 22 petugas lain. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved