PSBB di Malang Raya

BREAKING NEWS : PSBB Malang Raya Tak Diperpanjang, Kota Malang Bersiap Transisi ke New Normal

PSBB Malang Raya tak diperpanjang, kini sedang bersiap dalam memasuki masa transisi sebelum menerapkan kebijakan New Normal

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kantor Bakorwil III Malang, Rabu (27/5/2020) memutuskan PSBB Malang Raya tak dilanjutkan dan disiapkan New Normal. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tiga Kepala Daerah Malang Raya telah bersepakat di depan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk tidak memperpanjang lagi masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kantor Bakorwil III Malang, Rabu (27/5/2020).

Dengan demikian, maka Malang Raya kini sedang bersiap dalam memasuki masa transisi sebelum menerapkan kebijakan New Normal (tatanan kenormalan baru).

Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan, bahwa masa transisi tersebut akan berlangsung selama tujuh hari setelah penerapan PSBB.

Di saat itu pula, pihaknya akan mempersiapkan payung hukum berkaitan dengan masa transisi tersebut.

Di mana payung hukum tersebut nantinya akan sedikit berbeda dengan aturan-aturan yang diterapkan selama PSBB di Malang Raya.

"Pasti beda. Jadi 70 persen akan kami pertahankan yang berkaitan dengan Covid-19. Sedangkan 30 persennya akan kami longgarkan. Itu yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan lain-lain," ucap Sutiaji usai melakukan pertemuan.

Dia menyampaikan, bahwa pembahasan payung hukum tersebut nantinya akan digodok di dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) berkaitan dengan masa transisi ke New Normal.

Untuk itu, pada Kamis (28/5/2020), rencananya tiga kepala daerah Malang Raya akan kembali melakukan rapat di Balai kota Malang.

"Pembahasannya yang pasti tentang apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dalam masa transisi ini," ucap pria kelahiran Lamongan tersebut.

Untuk itu, berkaitan dengan masa transisi sebelum New Normal ini dirinya akan mematuhi enam pedoman yang dianjurkan oleh WHO.

Dengan harapan, pola hidup masyarakat nanti bisa memutus mata rantai Covid-19.

"Kita tidak bisa langsung ke New Normal Life. Karena sesuai kaidah WHO ada 6 pedoman agar bisa masuk transisi pasca PSBB. Itulah yang harus kita pertahankan, mulai dari kesediaan Alkes, mendeteksi sebaran kasus dan menekan penyebaran kasus dan yang penting masyarakat harus ikut membangun pencegahan Covid-19," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved