PSBB di Malang Raya

Jelang New Normal, Gubernur Jawa Timur Puji Solidaritas Masyarakat Malang Raya Menghadapi Covid-19

Mantan Menteri Sosial itu menyampaikan, bahwa kekompakan masyarakat di Malang ini perlu diberikan apresiasi.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat menghadiri pertemuan dengan tiga kepala daerah Malang Raya,m untuk membahas PSBB dan persiapan masa transisi sebelum New Normal, Rabu (27/5). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memuji solidaritas masyarakat Malang Raya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Mantan Menteri Sosial itu menyampaikan, bahwa kekompakan masyarakat di Malang ini perlu diberikan apresiasi.

Dikarenakan, hampir di setiap daerah di Malang Raya kini telah menerapkan physical distancing dan protokol Covid-19.

Seperti adanya kampung tangguh dan lumbung pangan yang telah dimiliki oleh sejumlah daerah di Malang Raya.

"Solidaritas masyarakat malang raya luar biasa. Ini yang jadi modal dalam upaya pencegahan Covid-19," ucapnya pada saat konferensi press dengan tiga kepala daerah Malang Raya, Rabu (27/5).

Khofifah menyampaikan, bahwa solidaritas tersebut telah masuk ke dalam poin enam pedoman yang telah dianjurkan oleh WHO.

Di mana poin enam dari WHO tersebut berbunyi "Komunitas juga turut aktif dalam melawan penyebaran Covid-19".

"Jadi menurut pedoman WHO, jika satu daerah memasuki daerah transisi, maka daerah tersebut bisa memasuki masa New Normal (hiduo berdampingan dengan Covid-19," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji mengapresiasi ucapan yang diberikan oleh Gubernur Jawa Timur.

Menurutnya, dalan rangka menangani Covid-19 ini, pihaknya telah melakukan secara bersama-sama dengan tiga daerah lainnya.

Mengingat Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu merupakan satu kesatuan.

"Evaluasi telah kita lakukan secara bersama-sama. Karena tiga daerah ini pilot projectnya adalah kebersamaan," ucapnya.

Oleh karena itu, dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, ketiga kepala daerah Malang Raya sepakat untuk tidak melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dan Malang Raya kini sedang bersiap memasuki masa transisi pasca PSBB sebelum masuk ke masa New Normal.

"Dengan berbagai macam pertimbangan, kami memutuskan PSBB cukup sekali saja. Dan besok, Kamis (28/5) kami tiga kepala daerah akan melakukan pertemuan untuk membahas masa transisi ini di Balaikota Malang," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved