Skandal Ibu Guru & Pemulung Serong saat Malam Takbir Dipastikan Hoax, Polres Temanggung Buka Suara

Skandal Ibu guru dan pemulung serong saat malam takbir dipastikan hoax, Polres Temanggung buka suara

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
tritontv.com via TribunLampung.id
ilustrasi wanita bersuami tergoda pria 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Terungkap fakta kabar viral di facebook ibu guru dan pemulung serong saat malam takbir. 

Dari kabar yang banyak beredar di facebook dan sejumlah media disebutkan ibu guru tersebut sudah memiliki suami. 

Bahkan perselingkuhan mereka kepergok oleh suami pihak wanita dan RT hingga membuat heboh masyarakat. 

Tidak cuma itu, disebutkan pula bila oknum guru sudah hamil 8 bulan dan terang-terangan tergoda dengan pemulung tersebut. 

Ibu Kepala Sekolah selingkuh dengan Bapak Wakil Kepala Sekolah di Aceh (ILUSTRASI)
Ibu Kepala Sekolah selingkuh dengan Bapak Wakil Kepala Sekolah di Aceh (ILUSTRASI) (IST)

Dalam teks yang beredar, oknum ibu guru di Temanggung, Jawa Tengah ini sempat dilaporkan suaminya sendiri ke aparat kepolisian setelah memergoki mereka selingkuh pada Sabtu (23/5) akhir pekan lalu.

Oknum ibu guru disebutkan tergoda oleh pria berprofesi pemulung tersebut sebab setiap hari selalu memamerkan alat kelaminnya. 

Perselingkuhan juga disebutkan telah terjalin selama tiga bulan terakhir.

Menanggapi kabar tersebut, Polres Temanggung Buka Suara.

Mengutip TribunJateng.com artikel 'Oknum Ibu Guru di Temanggung Mesum dengan Pemulung?' grup SURYAMALANG.COM tersebut coba menelusuri beberapa data dalam kabar tersebut.

ILUSTRASI. ASN RSUD Tulungagung dilaporkan suaminya ke polisi dengan tuduhan selingkuh hingga hamil
ILUSTRASI. ASN RSUD Tulungagung dilaporkan suaminya ke polisi dengan tuduhan selingkuh hingga hamil (Kolase)

Dalam kabar ditulis peristiwa itu terjadi di wilayah Candiroto, Kabupaten Temanggung.

Kapolsek Candiroto Polres Temanggung, Ipatu Hasan membantah kabar tersebut. 

"Maaf di wilayah saya tdk ada boz..," tulis Iptu Hasan dalam pesan singkat. 

Satreskrim Polres Temanggung pun memastikan tidak ada laporan masuk soal kabar tersebut.

Kabar itu telah dimuat di beberapa media massa. 

Kebanyakan media yang memuat tidak masuk dalam verifikasi dewan pers. 

Iptu Hasan pun menduga kabar tersebut Hoaks.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved