Berita Kediri Hari Ini
Sempat Dianggap Teroris, Pria Penantang Duel Pengunjung Pasar Hewan Kediri Ternyata Depresi
Tujuan AP sebenarnya bukan ke pasar hewan di Desa Gadungan, tapi mencari seseorang di wilayah Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Cerita di balik ulah pria yang mengamuk dan membuat heboh Pasar Hewan di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri terungkap.
Pria bernama AP (35) itu mengamuk dan menantang duel puluhan pengunjung Pasar Hewan di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri ternyata mengalami depresi problem rumah tangga.
Masalahnya, AP dua kali berumahtangga mengalami kegagalan.
Pedang sepanjang satu meter yang dibawa pelaku rencananya untuk menghabisi pria yang mengakibatkan rumah tangganya kandas.
Kapolsek Puncu AKP Bowo Wicaksono saat di konfirmasi menjelaskan, sebelum beraksi AP sempat menegak minuman keras sehingga dalam kondisi mabuk.
Selain itu AP juga mengalami depresi karena dua kali menikah berakhir dengan kegagalan.
"Pelaku dua kali membangun rumah tanggga dan mengalami kegagalan," ungkap AKP Bowo Wicaksono kepada Surya, Selasa (2/6/2020).
Sedangkan tujuan AP sebenarnya bukan ke pasar hewan di Desa Gadungan, tapi mencari seseorang di wilayah Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
"Pengakuannya ada seseorang yang dicari karena telah menggoda istrinya," jelasnya.
Namun saat dalam perjalanan ke Tarokan dengan mengendarai sepeda motor waktu melintas di Pasar Hewan Gadungan, AP merasa tersinggung dengan orang yang ada di pasar.
Sehingga pelaku sambil menenteng pedang sepanjang satu meter berhenti dan berteriak menantang duel puluhan warga pengunjung pasar.
Kejadian itu kemudian dilaporkan warga ke Polsek Puncu. Polisi yang tiba TKP kemudian menyelamatkan pelaku yang sempat babak belur dikeroyok pengunjung Pasar Hewan Gadungan.
Petugas dengan upaya persuasif berhasil menenangkan massa yang mengepung pelaku di salah satu warung dievakuasi ke Mapolsek Puncu.
Sementara terkait dengan pedang sepanjang satu meter dengan desain menyerupai bentuk keris yang tajam di kedua sisinya masih didalami petugas.
"Kami masih periksa pedangnya diperoleh dari mana," jelas AKP Bowo Wicaksono
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pria-bawa-pedang-dikeroyok-di-pasar-hewan.jpg)