Berita Malang Hari Ini
Viral di Medsos Jalan ke Lembah Indah Malang Macet Dipadati Wisatawan, Ternyata Hari Ini Tutup
Wisata Lembah Indah Malang yang menyajikan keindahan lereng Gunung Kawi ini ditutup karena sedang disemprot disinfektan
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | MALANG - Akun twitter @argilanda_claud memposting video situasi kemacetan di jalan menuju Lembah Indah Malang. Tampak dalam video tersebut wisatawan berbondong-bondong menuju tempat wisata yang berlokasi di Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Minggu (29/6/2020).
Berdasarkan pantauan di lokasi, wisata yang menyajikan keindahan lereng Gunung Kawi ini ditutup karena sedang disemprot disinfektan. Bahkan media sempat dicegah hingga dilarang masuk ke Lembah Indah karena alasan tertentu.
"Memang kemarin ramai, tapi saat ini sedang tutup. Maaf, media tak boleh masuk harus janjian dulu," ujar petugas keamanan yang berjaga di pintu pagar setinggi kurang lebih 3 meter, Senin (29/6/2020).
Pria bertopi dan berbaju hitam itu menjelaskan, situasi area Lembah Indah pada hari Minggu (28/06/2020) kemarin memang dipadati pengunjung.
"Memang ramai hingga macet di sini. Lembah Indah memang buka dari jam 10 pagi hingga 10 sore," katanya.
Pria tersebut kembali menegaskan bahwa wartawan tidak boleh masuk.
"Maaf mas tidak boleh masuk karena tidak ada izin," tegasnya sembari menutup pintu gerbang.
Kondisi keramaian juga dibenarkan seorang pedagang cilok yang biasa berjualan di sekitar Lembah Indah.
Saat itu ia menceritakan karena masyarakat yang datang sangat banyak, tiket masuk di Lembah Indah ludes terjual dalam waktu singkat.
"Ramai sekali mobil motor datang kesini sampai macet. Kemarin saja tiket baru dibuka langsung habis sebelum dua jam," kata pria bernama Budi.
Budi seakan tak menyangka wisata yang dulunya adalah jalan desa biasa yang biasa dilewati para pencari rumput, saat ini bisa ramai dan viral.
"Padahal dulu ini jalan orang desa nyari rumput," kenangnya.
Budi menjelaskan, akses jalan yang kini dipagari rapat dengan besi setinggi kurang lebih 3 meter itu merupakan jalan tembusan atau alternatif menuju Kecamatan Wagir.
"Iya jalan itu bisa tembus ke Wagir," ungkap Budi yang sudah berjualan cilok bertahun-tahun.
Di sisi lain, salah satu wisatawan mengaku kecewa mendapati Lembah Indah kali sedang tutup.
"Iya dari dulu sudah tahu ada wisata, sebelum dipagari dulu bebas masuk. Namun sekarang tidak bisa," keluh Sumiyati warga Ngajum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/lembah-indah-ngajum-malang.jpg)