Berita Batu Hari Ini

Pemkot Sebut Rencana Renovasi Pasar Besar Batu Masih Sesuai Target

Rencana renovasi Pasar Besar Batu yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 200 M masih sesuai dengan rencana awal.

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Suasana Pasar Besar Batu pada 1 Juli 2017. Pemerintah Kota Batu berencana merenovasi pasar menggunakan APBN senilai Rp 200 M yang prosesnya tetap berlanjut meski di tengah pandemi corona. 

SURYAMALANG.COM | BATU – Rencana renovasi Pasar Besar Batu yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 200 M masih sesuai dengan rencana awal. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menerangkan, saat ini proses rencana renovasi telah memasuki tahap Detailed Engineering Design (DED).

"Pembangunannya masih berjalan. Hingga saat ini sesuai dengan progres pasar besar batu masih dalam proses DED (Detailed Engineering Design)," ujar Dewanti, Rabu (1/7/2020).

Renovasi Pasar Besar Batu dikerjakan langsung oleh Kementerian Perdagangan. Diprediksi proses renovasi selesai pada akhir 2021.

Dewanti juga mengatakan kalau Pemkot Batu dan DPRD telah menyiapkan anggaran senilai Rp 1.5 M yang akan digunakan untuk relokasi pedagang.

Anggaran tersebut digunakan untuk relokasi pedagang di Pasar Besar Batu yang mencapai sekitar 3200 orang.

"Yang jelas untuk pendataan pedagang sudah selesai," katanya.

Lebih lanjut dari data LPSE dalam lelang DED revitalisasi Pasar Besar dimenangkan pengerjaannya oleh PT Saranabudi Prakarsaripta asal Kota Semarang.

Hasil negosiasi pengerjaan senilai Rp 2.2 M.

Anggaran DED tersebut berasal dari APBD Batu 2020, sedangkan untuk amdal revitalisasi gedung Pasar Besar masih dalam proses lelang dengan nilai HPS Rp 432 juta.

Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu Bangun Yulianto mengatakan untuk konsep Pasar Besar mengarah ke bangunan gedung hijau (bgh) sesuai dengan salah satu syarat yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

Tetapi dia berharap konsep tersebut tetap mengakomodir keinginan dari 3200 pedagang yang ada.

"Tentu pembangunan pasar itu nantinya harus bisa menjadi nyaman untuk pembeli dan pedagang," katanya. 

Luas wilayah Pasar Besar Batu sekitar 4 hektar. Sedangkan unit-unitnya ada 5 unit mulai dari pasar unit buah, unit sayur, dan unit pakaian.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Batu, Eko Suhartono, menambahkan tempat relokasi pedagang hingga saat ini masih dalam proses pembahasan.

Namun diperkirakan lokasi yang cukup tepat digunakan hingga saat ini yaitu di kawasan areal parkir pasar.

"Masih dalam pembicaraan serius. Untuk perhitungan amdal hingga pengerjaan pasar besar akan starting di tahun 2021," papar Eko.

Ia berharap proses pembangunan pasar besar tersebut berjalan lancar karena pasar besar tersebut merupakan salah satu titik utama perputaran ekonomi di Kota Batu selain dari sektor pariwisata. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved