Pilbup Sidoarjo

Cari Pendamping di Pilbup Sidoarjo 2020, Bambang Haryo Soekartono Dekati Kader Nahdliyin

Bambang Haryo Soekartono mulai menyeleksi bakal calon wakil bupati untuk Pemilihan Bupati atau Pilbup Sidoarjo 2020.

SURYAMALANG.COM/M Taufik
Bambang Haryo saat menerima surat rekomendasi Pilbup Sidoarjo 2020 dari Partai Golkar di Kantor DPD Golkar Sidoarjo, Senin (30/3/2020) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Bambang Haryo Soekartono mulai menyeleksi bakal calon wakil bupati untuk Pemilihan Bupati atau Pilbup Sidoarjo 2020.

Pria yang akrab disapa BHS ini menargetkan dapat menggandeng kader Nahdliyin dalam Pilbup Sidoarjo 2020.

Menurutnya, ada dua kriteria calon yang akan mendampinginya.

Pertama, elektabilitas kandidat harus bisa menunjang potensi keterpilihannya.

"Saya memilih yang terbaik untuk posisi wakil. Tentu, harus sesuai dengan keinginan masyarakat, yaitu dengan ditunjukkan potensi elektabilitas," kata BHS kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (1/7/2020).

Untuk menarik basis pemilih Sidoarjo, BHS menargetkan figur Nahdlatul Ulama.

Sebab, Sidoarjo merupakan daerah yang didominasi Nahdliyin.

"Elektabilitas atau keinginan pemilih di Sidoarjo ditentukan juga karena figur Nahdliyin. Sebab, 86 persen masyarakat Sidoarjo adalah Nahdliyin," kata mantan anggota DPR RI ini.

Kriteria kedua adalah harus mempunyai kompetensi dan dedikasi yang baik sebagai pemimpin.

"Harus memiliki kinerja yang produktif sebagai pemimpin," jelasnya.

Beberapa partai sudah mengusulkan nama kandidat, termasuk Partai Gerindra.

"Semua partai menegaskan bahwa saya yang menentukan wakil," terangnya.

"Saya sudah bicara dengan fungsionaris partai. Prinsipnya, diserahkan kepada saya," katanya.

BHS melakukan sejumlah manuver politik untuk menarik figur Nahdliyin, seperti menarik PPP dalam koalisi partai pengusung.

PPP merupakan partai berbasis Nahdliyin.

Total ada lima partai dengan 18 kursi di DPRD Sidoarjo yang berpeluang mengusung BHS dalam Pilbup Sidoarjo.

Perinciannya adalah Partai Gerindra (7 kursi), Partai Golkar (4 kursi), PKS (4 kursi), Partai Demokrat (2 kursi), dan PPP (1 kursi).

BHS juga mulai mendekati kantong pemilih Nahdliyin, seperti bertemu dengan PCNU Sidoarjo pada 25 Juni 2020.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved