Berita Surabaya Hari Ini

Terbebani Biaya Tambahan, Ratusan Sopir Truk Tuntut Gubernur Jatim Gratiskan Rapid Test

Sekitar 500 pekerja sopir truk, driver, dan buruh transportasi, di seluruh wilayah Jawa Timur meminta Gubernur Khofifah hapus biaya rapis test

febrianto ramadani/suryamalang.com
Suasana unjuk rasa yang digelar oleh 500 pekerja sopir truk, driver, dan buruh transportasi, di dalam dan luar Provinsi Jawa Timur, di depan Gedung Grahadi Surabaya, Jumat Siang (3/7/2020). Mereka menuntut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghapus biaya rapid test terhadap para sopir. 

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Sekitar 500 pekerja sopir truk, driver, dan buruh transportasi, di seluruh Jatim mengadukan nasibnya di Depan Gedung Grahadi, Jumat Siang (3/7/2020). Mereka menuntut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghapus biaya rapid test terhadap para sopir, terutama sektor angkutan logistik yang kerap kali keluar masuk suatu wilayah.

Dengan membentangkan sejumlah spanduk yang bertuliskan nama organisasi mereka, aksi ini mendapatkan pengawalan ketat dari Dinas Perhubungan, dan petugas kepolisian setempat. Bahkan, ada juga yang datang jauh dari luar Jatim ikut serta menyuarkan aspirasinya.

Perwakilan massa Persaudaraan Driver Seluruh Indonesia (PDSI) Jatim, Angga, mengatakan pihaknya merasa terbebani lantaran biaya rapid test yang dikeluarkan mencapai ratusan ribu rupiah.

"Kalau di Pelabuhan Gilimanuk, Ketapang harganya Rp 280 ribu per orang. Hasilnya langsung jadi hari itu juga. Tuntutan kami adalah biaya rapid test bisa dihapus," ujarnya di lokasi.

Angga berharap dengan dihapusnya biaya tersebut, para sopir bisa mengirim barang hingga menafkahi keluarganya dengan maksimal.

"Kami sangat keberatan dengan biaya yang sebesar itu," keluhnya.

Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, massa mengancam akan mengerahkan massa dalam jumlah yang besar serta melakukan pemogokkan massal.

Saat berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi Pemprov Jatim soal tuntutan ratusan sopir truk tersebut. (Febrianto Ramadani)

Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved