Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pedagang Sayur Pasar Gadang Malang yang Budidaya Ganja Dijerat UU Narkotika

Satresnarkoba Polres Malang menangkap Jarot Sucipto (37) warga Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang karena menanam 17 pohon ganja

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Tersangka pemilik ganja, Jarot Sucipto warga Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang saat berada di Polres Malang, Senin (6/7/2020). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Satresnarkoba Polres Malang menangkap Jarot Sucipto (37) warga Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang karena menanam 17 pohon ganja.

"Pelaku dikenakan pasal 111 ayat 1 dan 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancama hukumannya maksimal 12 tahun penjara," ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar ketika gelar rilis di Polres Malang, Senin (6/7/2020).

Secara kronologis, Hendri menerangkan, kasus ini terungkap setelah warga sekitar rumah melaporkan adanya pesta ganja yang kerap digelar pelaku.

Pedagang Sayur Pasar Gadang Kota Malang Nekat Tanam Ganja, Ini Motifnya

"Awal ketahuan berawal dari informasi masyarakat kalau ada pesta ganja," ucap Hendri.

Berawal dari laporan itu, polisi bertolak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya ditemukan 17 pohon ganja yang ditanam di  bagian atas rumah pelaku.

Atas temuan tersebut, polisi menangkap pelaku pada 27 Juni 2020.

"Kami menyita barang bukti 17 batang pohon ganja yang disimpan di atas platfon teras depan rumahnya. Ganja itu ditanam sejak bulan Mei 2020, diletakkan di polibag,"ungkap Hendri.

Di sisi lain, Jarot Sucipto mengaku lebih suka menanam sendiri dari pada membeli dari kurir narkoba.

"Kalau sudah panen saya konsumsi sendiri, ini saya lakukan untuk menambah nafsu makan. Sering gak nafsu makan saya," ujar Jarot saat dipaparkan dalam rilis di Polres Malang, Senin (6/7/2020).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved