Selasa, 7 April 2026

Berita Sidoarjo Hari Ini

Balap Liar di Sidoarjo Berujung Pembunuhan, Korban Dibacok dan Ditusuk

Balap liar di Bypass Juanda berujung pembunuhan, korbannya ditusuk dan dibacok

Penulis: M Taufik | Editor: isy
m taufik/suryamalang.com
Para tersangka pengeroyokan dalam arena balap liar saat dikeler di Polresta Sidoarjo, Kamis (9/7/2020). 

SURYAMALANG.COM | SIDOARJO - Balap liar di Bypass Juanda berujung pembunuhan. Ada satu tewas dengan luka tusuk di dada, satu lainnya mengalami luka bacok dan harus menjalani perawatan intensif.

Korban tewas diketahui bernama Jerry Chriss Biantoro (30) asal Petemon Barat Surabaya dan yang mengalami luka bacok adalah Catur Nanang (41) warga Dukuh Kupang Timur Surabaya.

"Setelah melalui serangkaian penyelidikan, lima orang pelaku berhasil ditangkap. Satu orang lainnya masih dalam pengejaran," kata Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deni Agung Andriana, Kamis (8/7/2020).

Kelima pelaku itu antara lain, Anindito alias Ambon (20) warga Wedoro Utara, Kecamatan Waru, Sidoarjo; Kevin Yohusua alias Gundul (20) warga Desa Betro, Kecamatan Sedati, Sidoarjo; Ibrahim alias Datuk (58) asal Paleran, Jember; Hadi Suprayitno alias Bodeng (27) warga Bantur, Malang; dan Adi Haryono (40) asal Medokan Semampir, Surabaya.

"Mereka perannya berbeda-beda dalam peristiwa ini. Pelaku utama adalah Datuk. Dia yang menusuk korban hingga tewas," ujar Deni Agung.

Selain para tersangka, polisi juga menyita beberapa barang bukti, termasuk sebuah motor Vario yang mereka ambil dari lokasi, dua senjata tajam jenis Mandau, satu rantai besi, dan beberapa pakaian yang dipakai para pelaku saat kejadian.

"Peristiwa ini berawal dari aksi balap liar antara kelompok dari Waru dengan kelompok asal Surabaya. Karena ada persoalan, kemudian terjadi pengeroyokan hingga mengakibatkan satu korban tewas dan satu luka berat," urai Wakapolres.

Balap liar itu berlangsung di bypass Juanda pada Kamis (2/7/2020) sekira pukul 03.15 WIB.

Antara tim GMS Waru dengan RJM Surabaya.

Saat balapan dengan uang taruhan Rp 3 juta itu, GMS Waru dianggap mencuri start oleh lawannya, kemudian terjadi keributan antarmereka.

Dalam keributan itu, tiba-tiba beberapa orang dari GMS Waru mengeluarkan senjata tajam.

Keributan pun pecah, seorang korban tewas dengan luka tusuk di dada sebelah kiri, dan satu korban lain mengalami luka bacok di punggung sebelah kiri.

Melihat itu, para pebalap dan penonton pun semburat.

Di lokasi ada sebuah motor putih Vario L 5018 RO dan Vario merah yang belum jelas kepemilikan serta dokumennya.

"Setelah terjadi pengeroyokan, para pelaku langsung kabur. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, satu nyawanya tidak tertolong," lanjut Deni.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved