Berita Malang Hari Ini 9 Juli 2020 Populer: Beroperasinya KA Bima & Terbongkarnya Jaringan Narkoba

Berita Malang hari ini 9 Juli 2020 populer diantaranya tentang KA Bima sudah mulai beroperasi di Stasiun Malang.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
kolase suryamalang.com/Aminatus Sofya/Kukuh Kurniawan
Berita Malang 9 Juli 2020 

SURYAMALANG.COM - Berita Malang hari ini Kamis 9 Juli 2020 populer diantaranya KA Bima sudah mulai beroperasi di Stasiun Malang.

Selain itu, Berita Malang Populer Hari Ini juga membahas polisi berhasil bongkar jaringan Narkoba di Kota Malang.

Dan berita Malang hari ini mengulas para pengrajin untuk memulai kembali kegiatan produksi keramik Dinoyo Malang.

Selengkapnya, langsung saja simak rangkuman Berita Malang di bawah ini:

1. KA Bima sudah mulai beroperasi di Stasiun Malang.

Ilustrasi: Keberangkatan KA dari Stasiun Malang, Senin
Ilustrasi: Keberangkatan KA dari Stasiun Malang (SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya)

Satu kereta api jarak jauh beroperasi kembali di Stasiun Malang setelah hampir empat bulan mandeg.

Kereta api itu adalah KA Bima relasi Malang - Gambir yang melintasi Stasiun Surabaya Gubeng.

Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan pengoperasian kereta tersebut dilakukan hari Jumat sampai Minggu.

Kemudian untuk akhir bulan Juli 2020 kereta beroperasi pada hari Kamis dan Jumat tanggal 30 dan 31 Juli.

"Hari beroperasinya KA tersebut diantaranya pada pertengahan bulan Juli 2020 beroperasi pada hari Jumat hingga Minggu saja atau tanggal."

"Untuk di akhir bulan beroperasi dari hari Kamis sampai Jumat tanggal 30 dan 31 Juli," ucap Suprapto, Rabu (7/7/2020).

Dia mengatakan KA Bima relasi Malang-Gambir melalui jalur selatan dengan stasiun yang dilintasi diantaranya Madiun, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, Bekasi dan berakhir di Stasiun Gambir di Jakarta.

Rangkaian KA Bima terdiri dari lima gerbong kereta kelas eksekutif dengan kapasitas total 175 tempat duduk.

"Berangkat dari Stasiun Malang pukul 14.25 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 05.40 WIB," katanya.

Bagi calon penumpang yang akan menaiki KA Bima, PT KAI mewajibkan seluruhnya memakai masker, menyiapkan hand sanitizer dan membawa surat keterangan rapid atau PCR test yang masih berlaku.

Apabila di daerah calon penumpang tak tersedia pemeriksaan rapid maupun PCR, PT KAI membolehkan calon penumpang menunjukkan surat keterangan bebas influenza yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau Puskesmas.

"Penumpang dari dan tujuan Jakarta wajib memiliki Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) wilayah DKI Jakarta, kecuali bagi sektor yang dikecualikan berdasarkan Pergub DKI Jakarta No.47 Tahun 2020," ucap Suprapto.

Hingga kini, masih terdapat dua KA jarak jauh dan menengah yang beroperasi kembali di Stasiun Malang.

Sebelumnya, KA Tawangalun relasi Malang-Banyuwangi beroperasi setelah pemerintah menerbitkan aturan kenormalan baru.

2. Polisi berhasil bongkar jaringan Narkoba di Kota Malang.

Satresnarkoba Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan cewek berinisial Di (23).
Satresnarkoba Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan cewek berinisial Di (23). (SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan)

Satresnarkoba Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan cewek berinisial Di (23).

"Awalnya kami menangkap cewek berinisial Di di Jalan Lesanpuro, Kota Malang," ujar Kombes Pol Leonardus Simarmata, Kapolresta Malang Kota kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (8/7/2020).

Polisi menyita klip plastik berisi sabu-sabu seberat 0,30 gram dari tersangka Di.

"Tersangka mengaku mendapat sabu-sabu itu dari pria berinisial HUS yang dikirim melalui kurir berinisial AR," tambahnya.

Kemudian polisi menangkap AR di rumahnya di Jalan KH Malik Dalam, Kota Malang.

"Dari tersangka AR ini kami menyita 10 klip plastik kecil berisi sabu-sabu seberat 4,26 gram, dan plastik berisi empat butir ekstasi," bebernya.

Tersangka AR mengaku mendapat narkoba dari tersangka HUS.

"Kami menangkap tersangka HUS di rumahnya. Saat penggeledahan, kami menemukan satu klip plastik berisi sabu-sabu seberat 30,69 gram," ungkapnya.

Saat ini polisi masih mengejar tersangka berinisial TPK yang memasok sabu-sabu kepada tersangka HUS.

Dalam catatan kepolisian, tersangka HUS pernah dihukum dalam kasus narkoba di Lapas Lowokwaru selama 6 tahun.

3. Para pengrajin untuk memulai kembali kegiatan produksi keramik Dinoyo Malang.

Aktivitas produksi keramik di Kampung Keramik Dinoyo, Kota Malang kembali dimulai.
Aktivitas produksi keramik di Kampung Keramik Dinoyo, Kota Malang kembali dimulai. (SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya)

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) keramik bergeliat kembali.

Setelah mengeluhkan mandegnya pesanan sejak bulan Maret karena pandemi Covid-19, aktivitas produksi keramik kini dimulai lagi.

Kebijakan new normal dari pemerintah dimanfaatkan para pengrajin untuk memulai kembali kegiatan produksi.

Siono Nur Rizky, seorang pengrajin keramik, mengaktifkan kembali kegiatan produksi setelah hampir 4 bulan vakum.

Pesanan dari sejumlah daerah mulai berdatangan seiring dibukanya kegiatan wisata.

“Begitu ada pengumuman new normal kita bisa kirim. Sekarang mulai kirim ke Bali dan Jawa Tengah,” tutur Siono, Rabu (8/7/2020).

Dia mengaku penjualan keramik merosot sampai 90 persen selama pandemi. Apabila setiap bulan bisa menjual 100 barang, kini hanya 10 hingga 20 keramik yang keluar dari toko.

“Apalagi saat Malang PSBB, wah mandeg total. Orang luar daerah nggak bisa ke Malang dan kalau kita keluar masuknya juga susah,” ungkapnya.

Meski ada angin segar karena new normal, Siono menyampaikan gairahnya belum sehebat sebelum Covid-19 menyerang tanah air.

Di Bali, misalnya, masih memberlakukan pengetatan melalui rapid test. Hal itu, akunya, menambah biaya produksi.

“Kalau rapid test itu juga kan ada masa berlakunya. Akhirnya cost produksi nambah,” katanya.

Penjual keramik lain, Kholifah, mengatakan hal serupa.

Sejumlah klien, menunda memesan keramik lantaran pemerintah melarang hajatan pesta.

Padahal konsumen utama tokonya adalah masyarakat yang akan menyelenggarakan pernikahan maupun khitanan.

“Ada sekitar empat pesanan mungkin yang masih ada di kami. Belum diambil karena klien menunda pestanya,” kata Kholifah.

Mencoba pasar digital

Siono mengaku merambah ke pasar digital karena lesunya penjualan offline.

Hasilnya positif, sejumlah pesanan datang meski tak sebanyak sebelumnya.

“Alhamdulillah ada sih pesanan,” ujar Siono.

Meski demikian, dia mengaku sumber daya manusia (SDM) yang dipunya terbatas.

Faktor usia yang sudah kepala 5 membuat Siono tidak terlalu tertarik berdagang secara daring.

“Mungkin karena faktor usia ya jadi nggak terlalu bisa pakai online gitu. Reseler dari sini juga mewanti-wanti jangan jual online. Saya menghargai mereka saja,” tutupnya.

(Aminatus Sofya/Kukuh Kurniawan/Ratih Fardiyan/SURYAMALANG.COM)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved