Berita Arema Hari ini 11 Juli 2020: Arema FC Merugi & Oh In Kyun dan Matias Malvino Absen Rapid Test
Rangkuman Berita Arema Populer Hari Ini Sabtu 11 Juli 2020 membahas tentang persiapan tim Singo Edan menjelang kompetisi Liga 1 2020.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Ruddy Widodo mengklaim sejauh ini tidak ada indikasi penolakan kontrak dari pemain maupun anggota tim.
Penghapusan sistem degradasi membuat manajemen nothing to lose.
Pasalnya, tanpa kemungkinan turun kasta, manajemen bisa memiliki banyak pilihan untuk menata kembali pengeluaran tim.
Ruddy Widodo menjelaskan penyesuaian gaji pemain dan pelatih juga sudah sesuai dengan surat keputusan PSSI.
Manajemen Arema FC membuka diri jika ada pemain yang ingin negosiasi.
Namun, satu-satunya arah negosiasi adalah pengurangan jumlah kontrak.
Manajemen sudah tidak mungkin menambah di atas ketentuan gaji yang ditentukan PSSI.
Bagi pemain yang bersedia, maka dia menjadi bagian tim untuk melanjutkan Liga 1 2020.
Namun, pemain yang tidak sepakat, kontraknya akan ditangguhkan.
Keputusan tersebut sesuai dengan arahan PSSI dan FIFA mengenai renegosiasi kontrak pemain.
Sehingga, renegosiasi ini menciptakan pilihan 'ya' atau 'tidak' kepada pemain.
Ruddy Widodo mengungkapkan tidak sedikit agen yang mencoba untuk melakukan negosiasi.
Namun, keputusan manajemen sudah bulat karena kondisi sekarang pun tidak memungkinkan.
"Saya sampaikan bahwa kalau mau, besar kontraknya segini. Kalau tidak mau, ya sudah. Dasar saya adalah surat PSSI," ucap pria berkacamata.
"Hingga saat ini tidak ada komunikasi lagi. Kemungkinan sudah sepakat," terangnya.
(Dya Ayu/Frida Anjani/SURYAMALANG.COM)