Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Masih Zona Kuning Corona, Siswa Kota Blitar Tetap Belajar di Rumah Secara Online di TA 2020/2021

Pemkot Blitar tetap menerapkan sistem belajar di rumah secara online untuk siswa pada tahun ajaran baru 2020/2021

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
Tribunnews.com
Ilustrasi - Belajar di rumah 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Pemkot Blitar tetap menerapkan sistem belajar di rumah secara online untuk siswa pada tahun ajaran baru 2020/2021. Sebab, status Kota Blitar masih masuk zona kuning penyebaran virus corona atau Covid-19.

Wali Kota Blitar, Santoso, mengatakan Kota Blitar belum memenuhi syarat untuk melaksanakan sistem belajar secara tatap muka di masa pandemi corona. Ia menyebut syarat utama untuk bisa melaksanakan sistem belajar secara tatap muka, yaitu, harus masuk zona hijau corona.

"Syarat utama itu dari Kementerian Pendidikan," kata Santoso, Minggu (12/7/2020).

Untuk itu, lanjut Santoso, Pemkot tetap menerapkan sistem belajar di rumah secara online kepada siswa di tahun ajaran baru 2020/2021.

"Kami belum tahu sampai kapan pelaksanaan sistem belajar di rumah secara online untuk para siswa ini berlangsung," ujarnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Priyo Suhartono, menambahkan tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai Senin (13/7/2020).

Kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran baru ini tetap menggunakan sistem belajar di rumah secara online.

Dinas Pendidikan sudah mengeluarkan petunjuk teknis pelaksanaan belajar secara online dari rumah kepada sekolah.

Dalam sistem belajar dari rumah ini, Dinas Pendidikan mengurangi jam belajar siswa.

"Durasi belajar siswa dari rumah hanya 5 jam. Normalnya, siswa belajar di sekolah 7-8 jam per hari. Durasinya kami kurangi agar siswa tidak jenuh," katanya.

Dia juga meminta para guru inovatif dalam melaksanakan sistem belajar secara online dari rumah.

Penyampaian materi belajar secara online tidak harus terpaku pada teks soal-soal.

Guru bisa berinovasi menyampaikan materi pelajaran menggunakan gambar dan foto.

"Kami juga minta sekolah untuk membantu menyediakan fasilitas bagi siswa yang tidak punya ponsel atau terkendala masalah jaringan internet dalam penerapan belajar secara online dari rumah," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved