Travelling
Cukup Bayar Rp 10.000, Anda Bisa Makan Jeruk Sepuasnya di Agrowisata Petik Jeruk Samiran, Pamekasan
Agrowisata Petik Jeruk berlokasi di Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan.
SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Agrowisata Petik Jeruk berlokasi di Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan.
Pengelola Agrowisata Kebun Jeruk Desa Samiran, Ani mengatakan banyak pengunjung yang mendatangi kebun jeruk miliknya setiap Minggu atau libur panjang.
Menurut Ani, biasanya pengunjung swafoto dengan buah jeruk yang lebat dan berwarna kuning.
"Kalau hari biasa, pengunjung yang datang hanya puluhan orang," kata Ani kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (12/7/2020).
Ani menanam pohon jeruk sejak delapan tahun lalu.
Awalnya dia menanam ratusan pohon jeruk untuk kebutuhan berdagang di pasar.
Lalu dia dan warga berinisiatif menjadikan kebun jeruk tersebut menjadi Agrowisata Petik Jeruk.
"Kami baru berinisiasi menjadi kebun jeruk ini sebagai agrowisata sejak dua tahun terakhir," ujarnya.
Pengunjung yang ingin merasakan sensasi memetik buah jeruk di Agrowisata Petik Jeruk Desa Samiran cukup membayar karcis masuk sebesar Rp 10.000 untuk orang dewasa, dan Rp 5.000 untuk anak-anak.
Pengunjung bisa merasakan serunya memetik buah jeruk dari pohonnya, dan makan sepuasnya di kebun jeruk.
"Kalau ingin membawa pulang jeruk, ya kami timbang. Pengunjung cukup membayar seharga Rp 10.000 sampai Rp 15.000 per kilogram (Kg)," urainya.
Ani menanam pohon jeruk jenis keprok siam madu.
Biasanya masa panen jeruk yang bisa dipetik pengunjung pada Juni, Juli, sampai Agustus.
Dalam setahun, kebun jeruk itu hanya bisa panen sekali.
"Kalau musim sedang bagus dan perawatan maksimal, bisa panen dua kali dalam setahun. Biasanya akhir tahun juga panen," ungkapnya.
Setiap hari Agrowisata Petik Jeruk Desa Samiran buka pukul 08.00 - 16.00 WIB.(Kuswanto Ferdian)