Berita Arema Hari Ini
Manajemen Arema FC Sudah Berikan Penawaran Renegosiasi Kontrak, Beri Kesempatan Pemain dan Pelatih
Soal rekontrak yang mengharuskan gaji pemain dan pelatih dipotong 50 persen dan juga mengurangi bonus serta fasilitas yang ada, dapat diterima
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Manajemen Arema FC telah selesai menyusun renegosiasi kontrak pemain dan pelatih, yang nantinya bakal mulai diterapkan bulan September atau sebulan sebelum kompetisi Liga 1 kembali digelar.
Kini tahapan rekontrak pemain dan pelatih Singo Edan telah sampai pada sosialisasi ke para pemain, yang mayoritas saat ini masih berada di daerah masing-masing.
"Soal rekontrak, sudah dihitung direksi dan sekarang tahapannya sudah disosialisasikan ke pemain dan pelatih untuk dipelajari. Setelah itu akan segera diimplementasikan," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji, Rabu (15/7/2020).
Manajemen berharap, soal rekontrak yang mengharuskan gaji pemain dan pelatih dipotong 50 persen dan juga mengurangi bonus serta fasilitas yang ada, dapat diterima dengan lapang dada.
"Semoga saja pemain bisa memahami, karena situasi ini yang membuat kondisi seperti ini. Harapan kami bisa diterima win win solution. Tidak ada yang diuntungkan dan dirugikan. Ini sama-sama demi menyelamatkan sepak bola," jelasnya.
Manajemen Arema FC memberikan waktu lebih lama bagi pemain Ingin memberikan waktu pada para pemain untuk mempelajari dan memutuskan soal rekontrak.
Sebelumnya semua pemain dihimbau kembali ke Kota Malang, 15-16 Juli ini, namun nyatanya manajemen memberikan toleransi pada para pemain. Khususnya di luar Malang untuk kembali pada, Senin (27/7/2020) mendatang.
Sekaligus untuk menjalani rapid test kloter kedua.
"Itulah yang membuat kami akhirnya memutuska menggelar rapid test dua kali tanggal 17 dan 27 Juli. Kami juga memberikan toleransi atau kesempatan pemain kembali tanggal 27 Juli. Selain karena urusan transportasi, kedua mempelajari rekontrak, ketiga mungkin ada hal-hal soal kompetisi pasca manager meeting tanggal 17 lusa. Tiga hal ini yang membuat kami menunda latihan perdana," beber Sudarmaji.