Breaking News:

Respon Via Vallen saat Pembakar Mobilnya Ngaku sebagai Suami, Bawa Jenglot dan Alat Perdukunan

Respon Via Vallen saat Pembakar Mobilnya Ngaku sebagai Suami, Bawa Jenglot dan Alat Perdukunan

Editor: eko darmoko
Instagram: Via Vallen
Via Vallen 

Hanya bermodal info dari media sosial bahwa rumahnya di Kalitengah, Tanggulangin.

Sudah sejak seminggu lalu dia sampai di Tanggulangin.

"Pengakuan beberapa saksi, seminggu terakhir pelaku kerap mondar-mandir di sekitar rumah Via Vallen," ungkap kapolres.

Pelaku sendiri sudah diamankan di Polsek Tanggulangin.

Tapi ketika ditanya masih ngelantur ke sana-ke mari. Seperti pura-pura bego.

"Kita selidiki dulu. Sebab dari rekaman CCTV terlihat dia tidak seperti orang gila."

"Pelaku sempat masuk ke gang sebelah rumah Via Vallen, kemudian balik lagi karena masih ada beberapa orang di parkir belakang," urai Sumardji.

Pelaku lantas mencari jalan lain.

Tak lama berselang dia terlihat sudah di belakang rumah penyanyi dangdut yang bersebelahan dengan tanggul lumpur lapindo tersebut.

Sesaat kemudian, dari CCTV terlihat api membara di mobil Alpard milik Via Vallen.

Via Vallen
Via Vallen (Instagram @viavallen)

Pije Mengaku Vianisti Datang dari Cikarang ke Sidoarjo Nggandol Truk

Pije, pria yang membakar mobil Via Vallen sudah diamankan di Polsek Tanggulangin, Sidoarjo.

Dia ternyata Vianisti alias fans berat penyanyi dangdut asli Sidoarjo tersebut.

Selasa (30/6/2020) sore, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menemui pria 41 tahun asal Jalan Pabrik Tenun, Kelurahan Sie Putih Timur, Kecamatan Medan, Kota Medan tersebut.

Wartawan SURYAMALANG.COM berkesempatan mendengarkan obrolan Kapolres dengan Pije.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji saat berbincang dengan pelaku pembakar mobil milik Via Vallen di Polsek Tanggulangin, Selasa (30/6/2020)
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji saat berbincang dengan pelaku pembakar mobil milik Via Vallen di Polsek Tanggulangin, Selasa (30/6/2020) (SURYAMALANG.COM/M Taufik)

"Saya pengen ketemu Via," jawab Pije.

Diceritakan, dia datang dari Cikarang.

Nggandol (numpang) truk, hingga beberapa kali selama tiga hari sampai akhirnya tiba di Tanggulangin, Sidoarjo.

"Sampai di Sidoarjo sudah tujuh hari lalu," akunya.

Tujuh hari di Sidoarjo, pria ini mengaku tidur di depan warung di dekat jalan masuk menuju Desa Kalitengah.

Selama itu, saat siang dia juga riwa-riwi ke sana kemari mencari rumah Via Vallen.

"Awalnya saya hanya tahu rumahnya di Kalitengah. Itu dari medsos."

"Makanya tanya-tanya terus. Sampai akhirnya ketemu," jawab Pije saat ditanya Kapolres.

Diakuinya, tulisan di tembok adalah tulisannya.

Tapi tidak menjelaskan secara jelas.

Hanya dikatakan tulisan 79 itu merupakan tanggal lahirnya.

Pije mengaku sudah beberapa kali mendatangi rumah itu, tapi ketika ditanya tentang aksinya membakar mobil Via Vallen, dia ngelantur.

Dia bilang habis menenggak minuman keras.

Kemudian bercerita aneh lagi, katanya mencari Via Vallen karena ponsel miliknya dibawa oleh teman Via Vallen.

Menurut Kapolres, keterangan pelaku ini belum bisa dimasukkan BAP.

Dia masih ngelantur alias bicara ngalor ngidul.

"Kita beri waktu dulu, mungkin masih mabuk atau kurang tenang," kata Sumardji.

Di sisi lain, polisi terus mengorek keterangan dari para saksi.

Termasuk keluarga Via Vallen dan beberapa saksi lain.

Petugas juga mendalami CCTV dan melakukan olah TKP.

Mobil Via Vallen dibakar
Mobil Via Vallen dibakar (Kolase Instagram @viavallen dan Tangkapan Layar Net TV)

Pelaku Pembakar Mobil Alphard Via Vallen Tinggalkan Pesan di Tembok Samping Rumah

Pelaku pembakaran terhadap mobil Alphard milik Via Vallen sempat meninggalkan pesan yang ditulis di tembok rumah Via Vallen.

Pelaku diketahui bernama Pije, pria 41 tahun asal Jalan Pabrik Tenun, Kelurahan Sie Putih Timur, Kecamatan Medan, Kota Medan.

Dia menulis pesan di tembok samping rumah Via Valen. Seolah sakit hati, tapi tidak jelas apa maksud tulisan tersebut.

"Kibus Ada, Ada gk ksh hak ku, Pije Persa 97, Pije 97, mati kalian bang" demikian tulisan yang ada tembok samping bagian depan rumah yang berada di sudut tikungan dekat tanggul lumpur Lapindo tersebut.

Sampai saat ini, tulisan itu masih ada.

Sementara mobil Alphard yang terbakar juga masih berada di tempatnya.

Hanya saja, mobil sudah ditutup kain dan area itu dipasangi garis polisi paska petugas melakukan olah TKP.

Pelaku sendiri sudah menyerahkan diri ke Polsek Tanggulangin.

Namun, dia belum bisa diperiksa secara intensif karena omongannya ngelantur, seperti berlagak pandir.

"Masih dibiarkan dulu, belum diperiksa. Karena ditanya jawabannya masih tidak jelas. Ngelantur," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Selasa (30/6/2020).

Mobil Via Vallen dibakar
Mobil Via Vallen dibakar (Suryamalang.com/kolase instagram @viavallen)

Pembakar Alphard Via Vallen Berlagak Pandir saat Ditanyai Polisi

Pria yang membakar mobil Toyota Alphard milik Via Vallen sudah diamankan di Polsek Tanggulangin.

Tapi dia berlagak pandir, tidak jelas jawabannya setiap kali ditanya petugas.

Informasi yang berhasil dihimpun, pria itu berinisial P.

Usianya sekitar 40 tahun, kelahiran Jember tapi alamat di KTP-nya Kelurahan Sei Putih Timur, Medan.

"Peristiwa pembakaran tersebut masih dalam penyelidikan. Seorang terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Tanggulangin," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.

Pembakaran terhadap mobil Alpard warna putih bernopol W 1 VV itu terjadi sekira pukul 03.20 WIB.

Mobil sedang terparkir di sebelah rumah Via Vallen yang berada di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Awalnya, seorang kru lighting yang sedang mengangkut peralatan sehabis shooting video klip di rumah Via Vallen melihat ada asap dan bau bensin, kemudian disampaikan ke kru yang lain.

Setelah dicek, ternyata memang ada kobaran api di kap depan mobil Alpard keluaran tahun 2018 yang parkir di samping rumah itu.

Mereka lantas memindahkan mobil lainnya dan menghubungi petugas PMK.

Tak lama berselang satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, berusaha memadamkan mobil mewah yang terbakar itu.

Sekira pukul 04.00 WIB, terduga pelaku datang ke Polsek Tanggulangin.

Polisi juga sejak mendapat laporan sudah ke lokasi, melakukan olah TKP dan memintai keterangan beberapa saksi.

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan beberapa barang bukti, termasuk botol air mineral berisi sisa cairan bensin.

Terduga pelaku sendiri sudah diamankan di Polsek Tanggulangin.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved