Breaking News:

Berita Sidoarjo Hari Ini

Rencana Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat Kembali Berpolemik, DPRD Desak Segera Dibangun

Dewan tetap meminta, rumah sakit Sidoarjo Barat dibangun tahun ini. Jika memang waktunya tidak memungkinkan, dilanjutkan 2021 tidak masalah.

SURYAMALANG.COM/M Taufik
Lahan di Desa Tambak Kemrakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo yang disiapkan untuk RSUD Sidoarjo Barat. Bertahun-tahun tak kunjung terealisasi 

Penulis : M Taufik , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Rencana pembangunan rumah sakit Sidoarjo Barat terus menuai polemik.

Meski sudah dianggarkan sekitar Rp 120 miliar di APBD, pembangunannya tak kunjung terealisasi.

Yang terbaru, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mewacanakan pembangunan rumah sakit di Desa Tambak Kemrakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo itu menggunakan skema multiyears.

"Jika memungkinkan, pembangunan RSUD Sidoarjo Barat kita pakai skema multiyears. Di tahun 2020 dan 2021," kata Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaiduddin, Senin (3/8/2020).

Pernyataan itu kemudian menuai polemik. Kalangan dewan menilai, sebaiknya Pemkab menuntaskan komitmennya, membangun RSUD Sidoarjo barat secepatnya karena sudah ditunggu masyarakat.

"Multiyears kan ada aturannya. Jadi perlu kita bahas dulu, bisa apa tidak menggunakan skema itu. Bagaimana regulasi, dan sebagainya," kata Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno.

Pihaknya berharap, eksekutif segera menuntaskan pembangunan rumah sakit ini.

"Anggaran kita mampu kok. Sebaiknya segera dituntaskan sesuai target yang telah disepakati," lanjutnya.

Hal serupa disampaikan anggota Banggar DPRD Sidoarjo Bangun Winarso. Bahkan, politisi PAN itu menyebut, saat ini sepertinya tidak mungkin Sidoarjo menerapkan skema multiyears.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved