Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pabrik Rokok Cakra Malang Terkesan dengan Etos Kerja Karyawannya yang Difabel, 'Butuh Rekrutan Baru'

PT Cakra Guna Cipta, perusahaan yang bergerak pada bidang produksi rokok di Malang, terkesan dengan etos kerja karyawannya yang difabel

erwin wicaksono/suryamalang.com
Bupati Malang, Muhammad Sanusi menyambangi para pekerja difabel di Pabrik Rokok Cakra, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa (4/8/2020). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Perusahaan di Kabupaten Malang memberikan kesempatan kerja bagi difabel. Salah satunya, PT Cakra Guna Cipta, perusahaan yang bergerak pada bidang produksi rokok.

"Sejauh ini yang masih bertahan bekerja ada 12 orang. Kini kami membutuhkan tambahan setidaknya 10 orang tenaga kerja difabel," ujar Human Resource Development (HRD) PT Cakra Guna Cipta, Rika Lestari pada Selasa (4/8/2020).

Rika mengakui memang pernah ada tenaga kerja difabel yang mengundurkan diri, meski masih berstatus sebagai pegawai aktif. Namun, lanjutnya, ada juga pekerja yang bertahan

"Mayoritas yang bertahan adalah yang bisu dan tuli," ungkap Rika.

Untuk sisi produktivitas kerja, Rika menyebut tenaga kerja difabel ternyata tak kalah dengan pegawai nondifabel.

Bahkan, ada perbedaan yang mencolok antar keduanya perihal etos kerja. 

"Mereka (difabel) secara produktivitasnya melebihi yang normal. Karena mereka bisu tuli tidak bisa ngobrol jadi kerja aja," beber Rika.

Mayoritas pekerja difabel di pabrik rokok Cakra ditempatkan pada bagian pasca produksi rokok.

"Bagian ngebal rokok yang sudah panjang dan jadi lalu dibungkus kardus," katanya.

Rika menegaskan penempatan kerja tersebut memperhatikan aksesibilitas para tenaga kerja difabel

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved