Kamis, 7 Mei 2026

Berita Malang Hari Ini

UB Kini di Peringkat 8, Unisma Melesat di Urutan 44 di Daftar Peringkat PTN -PTS Indonesia

Universitas Brawijaya (UB) naik di peringkat delapan perguruan tinggi di Indonesia. Unisma melaju pesat ke peringkat 44 dari ebelumnya 85

Tayang:
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Humas UB - Humas Unisma
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS (kiri) dan Rektor Unisma Prof Dr Masykuri MSi (kanan). 

Penulis :Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Universitas Brawijaya (UB) naik di peringkat delapan perguruan tinggi di Indonesia.

Posisinya masih bertahan di klaster pertama bersama 14 perguruan tinggi lainnya.

Sementara Universitas Islam Malang (Unisma) melaju pesat ke peringkat 44 dari sebelumnya peringkat 85.

Sementara posisi UB sama dengan Universitas Hasanudin (Unhas)dengan total nilai 3161.

"Indikator penilaiannya yaitu input, proses, output dan outcome," jelas Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS, Rabu (19/8/2020).

Diakui Nuhfil, dari empat indikator, UB masih kalah di sisi input dengan dari Unhas. Tapi pada segi proses, output, dan outcome, berada di posisi 5,6, dan 8.

"UB punya kelemahan dari segi inputnya. Seperti jumlah dosen berpendidikan S3 dan jumlah dosen dengan jabatan Lektor kepala," katanya.

Karena itu, ia menghimbau para dosen yang belum doktor bisa segera sekolah lagi.

"Yang pangkatnya masih di bawah Lektor Kepala harus segera diurus. Dan jumlah profesor atau guru besar harus segera diperbanyak," kata dia.

Memang diakui untuk memperbaiki indikator input butuh waktu lama. Sebab dosen harus ikut program belajar lagi.

Untuk menyekolahkan dosen, tambahnya, paling cepet selesai tiga tahun.

Namun itu harus diupayakan agar peringkat UB bisa mengalami kenaikan.

Ia berterima kasih pada seluruh pihak atas kerjasama ini, terutama dosen dan tenaga kependidikan.

Dikatakan, naiknya peringkat UB membawa dampak besar. Terutama pada sisi kebanggaan di masyarakat.

Sedang Prof Dr Masykuri MSi, Rektor Unisma menyatakan rasa senangnya pada capaian Unisma yang baru diumumkan Kemendikbud.

"Pemerintah baru mengumumkan klasterisasi. Dan Unisma melaju kencang," ungkap Masykuri. Posisi ke 44 ini dari 4670 PTN-PTS di Indonesia.

Kebanggaannya karena Unisma bisa menyalip beberapa PTN lain. Sehingga bisa masuk 50 besar.

"Ini menjadi tantangan bagi Unisma kedepan agar menjadi lebih baik," kata dia.

Dikatakan, dari empat indikator penilaian, terbesar nilainya pada proses.

Di proses itu ada tentang akreditasi dari BAN PT, jumlah kerjasama dengan dunia industri, NGO dll. Setelah nilai besar di proses, disambung di input, outcome dan output.

Saat ini, jumlah dosen Unisma yang sudah bergelar doktor mencapai 115 orang.

Hal yang ingin dipercepat di Unisma pada SDM, termasuk memperbanyak guru besar.

"Saat ini sudah kami ajukan lima orang ke LL Dikti di Surabaya. Semoga tahun ini ada yang dikukuhkan sehingga mendapat jumlah guru besar," terangnya.

Unisma Juga akan terus meningkatkan riset, jurnal, paten, hak cipta dan sekarang sedang proses akreditasi internasional untuk tujuh prodi di Unisma.

Selain itu juga menyiapkan LSP. Baru-baru ini dilakukan pelatihan untuk asesornya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved