Berita Mojokerto Hari Ini

Hama Wereng Rusak Ratusan Hektare Padi, Petani Mojokerto Terancam Gagal Panen

Hama Wereng merusak ratusan hektare tanaman padi siap panen milik petani di Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: isy
istimewa/dok pribadi
Tanaman padi gagal panen akibat serangan hama Wereng di Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO - Hama Wereng merusak ratusan hektare tanaman padi siap panen milik petani di Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Akibatnya, petani terancam merugi puluhan juta lantaran gagal panen yang disebabkan tanaman padi siap panen di area persawahan itu dihancurkan hama Wereng.

Tak tanggung-tanggung serangga penghisap cairan tumbuhan hama Wereng itu telah merusak tanaman padi yang sudah berumur tiga bulan atau 90 hari. Warsiman (72) petani setempat, menjelaskan serangan hama Wereng merusak tanaman padi miliknya seluas kurang lebih dua hektare dan sudah berlangsung selama dua pekan ini.

Hama Wereng memakan tanaman padi hingga pada bagian akar sehingga biji padi tidak berisi.

"Tanaman padi terkena hama Wereng sehingga rusak dan tidak bisa dipanen," ujarnya, Jumat (28/8/2020).

Menurut dia, sebagian besar tanaman padi seluas dua hektare yang terkena hama Wereng dipastikan tidak bisa dipanen.

Padahal, dalam kondisi normal tanaman padi di lahan 2 hektare itu dapat menghasilkan 2,5 ton gabah.

"Meski dirusak hama Wereng sebagian tanaman padi tetap tidak bisa dipanen dan jelas merugi sekitar Rp.12 juta sampai Rp.15 juta," ungkapnya.

Hama Wereng di kampungnya, kata Warsiman, secara tiba-tiba menyerang tanaman padi sangat sulit dikendalikan.

Masyarakat setempat juga sudah berupaya memakai obat pembasmi hama namun hasilnya nihil yang tetap saja tanaman padi rusak gagal panen, sehingga, petani memilih membakar tanaman padi gagal panen untuk melenyapkan hama Wereng tersebut.

"Karena sulit dikendalikan kita bakar tanaman padi yang gagal panen agar hama Wereng hilang," ucap dia.

Dikatakannya, hama Wereng merusak dua hektare tanaman padi miliknya juga melanda sebagian besar persawahan warga di Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging.

"Tanaman padi milik petani di lahan persawahan Desa Balongmasin juga terkena hama Wereng," pungkasnya.

Kepala Desa (Kades) Balongmasin, Heri Bambang Suyanto mengatakan pihaknya sudah melaporkan lahan persawahan seluas 125 Hektare terkena serangan hama Wereng pada Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto.

Adapun kerusakan tanaman padi akibat hama Wereng kategori rusak total sehingga gagal panen dan ada juga yang rusak sebagian.

"Dalam laporan itu padi belum bisa dipanen karena petani sudah menyerah tidak ada harapan lagi lantaran tidak sesuai harapan hasil panen untuk menutupi biaya tanam," terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved