Berita Persib Hari Ini
Kutukan Format Kompetisi yang Hantui Persib Bandung
Sebelumnya, Persib sudah dua kali meraih gelar juara Liga Indonesia, yaitu musim 1994-1995 dan musim 2014.
SURYAMALANG.COM - Persib Bandung menampilkan performa impresif pada awal musim Liga 1 2020.
Maung Bandung menang dalam tiga laga di awal musim, yaitu menang 3-0 atas Persela Lamongan, menang 2-1 atas Arema FC, dan memang 2-1 atas PSS Sleman.
Hasil tersebut membuat Persib menduduki puncak klasemen sementara Liga 1 2020 dengan sembilan poin.
Persib tentu memiliki kans untuk menjadi juara dalam kompetisi musim ini.
Tetapi, Maung Bandung harus bisa mengentaskan 'kutukan' sulit juara dalam format kompetisi penuh.
Sebelumnya, Persib sudah dua kali meraih gelar juara Liga Indonesia, yaitu musim 1994-1995 dan musim 2014.
Tetapi, Persib meraih dua gelar juara itu saat kompetisi berformat dua wilayah.
Artinya, gelar juara ditentukan melalui satu partai final.
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts enggan terlalu memikirkan apa yang terjadi dengan Persib pada masa lalu.
Alberts menegaskan tim hanya fokus dengan apa terjadi saat ini dan masa yang akan datang.
"Saya tidak tertarik untuk bicara soal masa lalu. Itu bukan gaya saya. Tradisi di klub ini sudah saya sangat tahu dan ekspektasinya juga sangat tinggi," kata Alberts.
"Memang saat ini hasilnya belum sesuai ekspektasi tersebut. Namun, kami tidak perlu melihat ke belakang. Kami harus menatap ke depan dengan tim ini," sambung dia.
Alberts optimis Persib bisa meraih gelar juara Liga 1 2020.
Modalnya, Maung Bandung memiliki skuad dengan kualitas merata di setiap lini.
Tim juga menunjukkan kekompakan bagus, baik di dalam maupun luar lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/logo-persib-bandung_20170117_142817.jpg)