Rabu, 27 Mei 2026

Update Zona Merah Jawa Timur Minggu 30 Agustus 2020: Pasuruan Merah, Jember Oranye, Pacitan Kuning

Rangkuman update zona merah di Jawa Timur hari ini Minggu 30 Agustus 2020 dan zona-zona lainnya. Kabupaten Pasuruan masuk resiko tinggi penularan

Tayang:
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Website Jatim Tanggap Covid-19
Update Zona Merah Jawa Timur Minggu 30 Agustus 2020 

9. Kabupaten Tulungagung

10. Kabupaten Sampang

11. Kabupaten Ngawi

12. Kabupaten Sumenep

- Daftar zona hijau (daerah tidak terdampak Covid-19) Minggu 30 Agustus 2020

Nihil

- Berita terkait virus corona di Jawa Timur:

1. Jumlah Sekolah Uji Coba Tatap Muka Akan Ditambah, Besok Dievaluasi Gubernur Jatim Bersama 3 Menteri

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membagi masker pada warga Kota Mojokerto, Minggu (30/8/2020).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membagi masker pada warga Kota Mojokerto, Minggu (30/8/2020). (SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahroh)

Setelah dua pekan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka secara bertahap bertingkat berlanjut untuk jenjang SMA, SMK dan SLB di Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan evaluasi.

Rencananya, jumlah sekolah yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka akan ditambah.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam wawancara di Kota Mojokerto usai gowes bersama penyintas covid-19, Minggu (30/8/2020).

Namun berapa jumlah sekolah yang akan ditambah masih akan dikoordinasikan bersama tiga menteri besok pagi.

“Evaluasi uji coba pembelajaran kemarin sudah dikoordinasikan dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Insya Allah untuk uji coba pembelajaran tatap muka, kita akan menambah beberapa sekolah lagi,” kata Khofifah mengawali penjelasannya.

Selama dua pekan ini, uji coba pembelajaran tatap muka dilakukan di kabupaten kota selain zona merah.

Setiap kabupaten kota yang melakukan uji coba ada sebanyak satu sekolah SMA satu sekolah SMK, dan jika ada, satu SLB yang diuji coba.

Totalnya sekitar 70 an sekolah di Jatim yang menjalankan uji coba sekolah tatap muka.

“Dari total jumlah sekolah itu, siswa yang masuk uji coba hanya 25 persen. Sehari hanya diisi tiga jam pelajaran tanpa istirahat, kantin tidak boleh buka. Pembelajaran uji coba ini butuh kehati-hatian dan butuh persetujuan dari bupati wali kota selaku ketua gugus tugas,” kata Khofifah.

Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved