Kamis, 23 April 2026

Berita Situbondo Hari Ini

34 Warga yang Rumahnya Dirusak Oknum Pesilat Dapat Bantuan Uang dari Pemkab Situbondo

Sebanyak 34 kepala keluarga yang rumahnya dirusak sekelompok oknum pesilat, mendapat bantuan dari Pemkab Situbondo

Penulis: Izi Hartono | Editor: isy
izi hartono/suryamalang.com
Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, saat memberikan sambutan sebelum penyerahan bantuan kepada warga yang rumahnya dirusak oknum pesilat. 

SURYAMALANG.COM | SITUBONDO - Sebanyak 34 kepala keluarga yang rumahnya dirusak sekelompok oknum pesilat, mendapat bantuan dari Pemkab Situbondo. Bantuan berupa uang tunai untuk warga korban perusakan rumah itu diserahkan langsung oleh Bupati Dadang Wigiarto di Masjid Desa Tribungan, Jumat (4/9/2020).

"Total penerima di dua desa seluruhnya ada 59 KK. Namun yang diserahkan hari ini hanya 54 KK, karena lima KK belum menyerahkan nomor rekening bank," ujar Kusyairi salah seorang pegawai Dinas Sosial kepada Surya.

Untuk besaran bantuan itu, kata Kusyairi, jumlahnya bervariatif dan disesuaikan dengan kondisi kerusakan rumahnya.

80 Orang Pelaku Perusakan di Situbondo Diringkus Polisi, 45 Di Antaranya Jadi Tersangka

56 Orang Jadi Tersangka Kasus Perusakan Rumah Warga di Situbondo, Ada Anak-anak Terlbat

"Ya bantuan itu paling kecil Rp 150 ribu hingga Rp 1,5 juta, dan bantuan itu dimasukkan ke rekening warga," katanya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, pemberian bantuan ini untuk menenangkan masyarakat akibat kerusakan yang dilakukan sekelompok orang.

"Verifikasinya disesuiakan dengan tingkat keparahan kerusakannya, jadi setiap orang tidak sama," ujar Bupati Dadang Wigiarto kepada Surya.

Pemberian bantuan ini, tidak lain untuk membantu masyarakat yang kacanya pecah dan rumahnya rusak.

"Yang penting bukan nilai rupiahnya, akan tetapi dinilai dari perhatian pemerintah secara umum. Ada kepolisian, kejaksaan dan Pemkab serta TNI," katanya.

Dikatakan pihaknya berusaha mencari, bagaimana kehidupan masyarakat kembali normal dan tidak trauma.

"Saya ini penting cara komunikasi seperti ini dilakukan," tukasnya.

Bupati berharap agar masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa, karena tanggung jawab masing masing secara umum teleh dikerjakan dalam rangka pembinaan dengan melibatkan camat dan kepala desa.

"Untuk masalah hukum kami serahkan kepada pihak kepolisian," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved