Berita Malang

Berita Malang Hari Ini Minggu 6 September Populer: Kecelakaan Maut Singosari & Pasar Kedungkandang

Berikut berita Malang hari ini Minggu 6 September 2020 populer: kecelakaan maut di Singosari dan pembaruan Pasar Kedungkandang.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase M Rifky Edgar/Kukuh Kurniawan
kecelakaan maut Singosari dan Pasar Kedungkandang 

Penulis: Sarah, Editor: Adrianus Adhi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut berita Malang hari ini Minggu 6 September 2020 tentang kecelakaan maut di Singosari

Selain itu, berita Malang hari ini lainnya juga membahas pembaruan di Pasar Kedungkandang agar PKL bisa masuk. 

Terakhir, berita Malang hari ini populer mengulas penemuan pria meninggal dunia di kamar Rusunawa Buring

Selengkapnya, simak uraian di bawah ini:

1. Kecelakaan Maut Singosari

Kondisi truk tetes tebu, bus Tentrem dan mobil Honda BRV yang terlibat laka lantas maut di Jalan Raya Songsong, Kelurahan Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Sabtu (5/9/2020)
Kondisi truk tetes tebu, bus Tentrem dan mobil Honda BRV yang terlibat laka lantas maut di Jalan Raya Songsong, Kelurahan Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Sabtu (5/9/2020) (TribunJatim/Kukuh Kurniawan)

Kronologis kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Songsong, Kelurahan Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 10.51 WIB dipaparkan polisi.

Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus itu menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan 4 orang mengalami luka parah dan luka ringan.

Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto menuturkan kronologis kejadian yang bermula ketika sebuah bus PO Tentrem melaju dari arah utara ke selatan (dari arah Surabaya menuju Malang).

"Bus nopol N 7057 UG itu dikemudikan oleh Achmad Yusuf (35), warga Banyu Urip Kidul, Kelurahan Sawahan, Kota Surabaya. Sopir bus ditemani oleh kernetnya yang bernama Purwanto (42), warga Desa Kanigoro, Kecamatan Karto Harjo, Kabupaten Madiun. Dan bus tersebut berjalan dengan kecepatan sedang," papar Agus Yulianto. 

Selain itu di dalam bus berwarna putih tersebut, hanya berisi dua orang penumpang saja. Yaitu Iwan Adi Suyanto (24) dan Edgar Adi Suyanto (15), warga Jalan Asembagus Pancasila, Kota Surabaya.

Sesampainya di lokasi kejadian yang terdapat jalan menurun, rem bus mendadak blong dan tak berfungsi. Hingga membuat laju bus makin kencang dan tak bisa dihentikan.

"Bus pun menabrak mobil Honda BRV nopol N 697 VR, yang berjalan tepat di depan bus tersebut. Honda BRV sendiri dikemudikan oleh Abdi Manaf (59), warga Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Dan di dalam mobil itu, terdapat istri dari pengemudi mobil bernama Toyibah (53) serta sang cucu yang masih berusia sekitar 6 tahun," bebernya.

Kerasnya benturan membuat Honda BRV terseret oleh bus maut tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved