Wanita Curhat Dilecehkan Seksual dan Diperas saat Rapid Test di Bandara Viral, Pelaku Oknum Dokter
Seorang wanita curhat sudah mengalami pelecehan seksual saat melakukan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta menjadi viral di Twitter
Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Seorang wanita curhat sudah mengalami pelecehan seksual saat melakukan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta menjadi viral di Twitter
Tak hanya dilecehkan secara seksual, ternyata wanita yang menjadi korban tersebut juga diperas sejumlah uang senilai Rp 1,4 juta.
Yang paling membuat kaget adalah sosok pelaku yang melakukan pelecehan seksual dan pemerasan terhadap wanita saat rapid test di Bandara Soekarno-Hatta adalah oknum dokter.
Perlakuan tak pantas diterima oleh seorang wanita berinisal LHI saat melakukan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta.
LHI justru mendapatkan pelecehan seksual hingga pemerasan oleh seorang pria yang mengaku sebagai dokter bandara.

Cuitannya di Twitter pun viral dan ramai diperbincangkan.
Peristiwa tidak mengenakkan ini berawal saat LHI melakukan rapid test Covid-19 sebelum naik pesawat.
Hal tersebut dia beberkan melalui cuitan dia akun Twitter-nya, @listongs.
Kronologi kekerasan
Menurut LHI, peristiwa itu terjadi pada 13 September lalu saat dia hendak terbang dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menuju Nias, Sumatera Utara.
"Saya penerbangannya kan jam 6 (pagi), enggak sempat rapid juga di RS (rumah sakit). Jadi saya di bandara jam 4 pagi, sekalian mau rapid test di bandara," ungkap LHI, Jumat (18/9/2020) malam dikutip dari Kompas.com, "Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta".
LHI kemudian melakukan rapid test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, di fasilitas rapid test yang dimiliki Kimia Farma.
Setelah melakukan rapid test, LHI mengatakan, petugas pria yang memeriksanya secara tak terduga melakukan pelecehan seksual.
Awalnya petugas itu mengatakan hasil rapid test LHI reaktif.