Breaking News:

Travelling

Ingin Menengok Kehidupan Orang Jawa di Suriname? Sekarang Dipermudah, Warga Indonesia Bebas Visa

Ingin Menengok Kehidupan Orang Jawa di Suriname? Sekarang Dipermudah, Warga Indonesia Bebas Visa

www.chevening.org
Warga Negara Suriname 

SURYAMALANG.COM - Traveler Indonesia kini semakin mudah untuk melakukan perjalanan dan kunjungan ke Suriname.

Seperti diketahui, Suriname memiliki kedekatan historis bagi Indonesia, khususnya orang Jawa.

Bertahun-tahun yang lalu, Belanda memboyong orang-orang Jawa untuk dipekerjakan di Suriname.

Bahkan, untuk mengobati kerinduan orang-orang Jawa di Suriname, Pemerintah Suriname sering mengundang mendiang Didi Kempot untuk konser di sana, melantunkan tembang campursari berbahasa Jawa.

Dikutip dari Wikipedia, Republik Suriname, dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda adalah sebuah negara di Amerika Selatan dan merupakan bekas jajahan Belanda.

Negara ini berbatasan dengan Guyana Prancis di timur dan Guyana di barat. Di selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara dengan Samudra Atlantik

Kini Pemerintah Suriname telah resmi memberlakukan bebas visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Hal tersebut disampaikan langsung dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Selasa (29/9/2020).

Adapun bebas visa ini resmi berlaku sejak 1 September 2020 dan diberikan kepada WNI pemegang paspor diplomatik, paspor dinas dan paspor biasa dengan masa berlaku minimal 6 bulan.

Selain itu, bagi WNI dengan pemegang paspor tersebut, dapat masuk, keluar, transit atau tinggal tanpa visa di Suriname apabila tidak lebih dari 30 hari.

"Begitupun sebaliknya dengan Warga Negara Suriname yang berkunjung ke Indonesia," tulis rilis resmi Kemenlu.

Persetujuan bebas visa ini sebelumnya telah ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menlu Suriname pada Mei 2019, lalu baru terealisasi September 2020.

Dalam siaran pers resminya, Kedutaan Besar Republik Indonesia Paramaribo juga menuliskan, bebas visa ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan people-to-people contact antara warga kedua negara serta dalam meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi.

"Suriname, dengan masyarakat keturunan Jawa sebagai etnis ketiga terbesar merupakan potensi yang besar bagi masuknya arus wisatawan dari Suriname ke Indonesia," tulis keterangan resmi tersebut.

KBRI Paramaribo juga berharap, dengan adanya bebas visa Indonesia-Suriname, dapat menjadi momentum baik kedua negara dalam meningkatkan hubungan bilateral di bidang ekonomi, budaya dan kerja sama lain di berbagai bidang dengan strategi yang kreatif dan inovatif.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved