Breaking News:

Virus Corona atau Covid-19 Disebut Bisa Menyebar di Bus Ber-AC, Begini Penjelasannya

Penularan virus corona atau Covid-19 bisa terjadi lewat udara di ruangan tertutup.

Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Ahmad Zaimul Haq
Penumpang menunggu keberangkatan bus di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, Selasa (9/6/2020). Seusai PSBB tahap 3 di Surabaya raya, terminal terbesar di Jatim itu mulai beroperasi dengan penerapan tatanan normal baru dan persyaratan memenuhi protokol kesehatan 

SURYAMALANG.COM - Penularan virus corona atau Covid-19 bisa terjadi lewat udara di ruangan tertutup. Hal ini merupakan temuan peneliti dari Universitas Georgia.

Melansir EurekAlert, Selasa (29/9/2020), studi ini berkaitan dengan sebuah komunitas di China yang menyebarkan virus corona saat berada di dalam bus ber-AC. Para peneliti telah lama menduga Covid-19 bisa tertular lewat udara di ruang tertutup. Namun, dugaan tersebut belum didukung dengan bukti empiris.

"Studi kami memberikan bukti epidemiologi penularan dari jarak jauh, yang kemungkinan besar melalui udara," kata peneliti Universitas Georgia, Ye Shen.

Dalam studi yang dipublikasikan baru-baru ini di JAMA Internal Medicine, peneliti menyelidiki infeksi setelah acara ibadah di provinsi Zhejiang.

Tertular dari bus yang sama
Beberapa peserta ternyata menaiki dua bus dengan AC menyala dan jendela tertutup, di mana salah satunya terdapat pasien Covid-19.

Studi mengungkap, penumpang yang tertular Covid-19 dan jatuh sakit sebagian besar berasal dari bus yang sama dengan pasien Covid-19.

Padahal kedua kelompok tersebut sempat berbaur dengan kerumunan yang lebih besar pada acara ibadah tersebut, menunjukkan bahwa bus adalah titik transmisi utama.

Lebih lanjut, beberapa penumpang bus yang kemudian menunjukkan gejala Covid-19 juga diketahui tidak duduk di dekat penumpang yang terinfeksi.

Peneliti menyoroti skenario di mana Covid-19 dapat menyebar melalui partikel aerosol halus yang diedarkan di ruang tertutup dan saat cuaca semakin dingin.

"Memahami rute penularan Covid-19 sangat penting untuk menahan pandemi, sehingga strategi pencegahan yang efektif dapat dikembangkan dengan menargetkan semua rute penularan potensi," ujar Shen dikutip dari Times of India, Rabu (30/9/2020).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved