Penanganan Covid

Upaya Bangkit di Masa Pandemi Covid-19, Perempuan Difabel di Kediri Belajar Berkebun Hidroponik

Target akhirnya, peserta binaan mampu menerapkan di rumah masing-masing sehingga halaman rumah, seberapapun luasnya bisa menjadi sumber pangan.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Perempuan difabel di Kota Kediri mendapatkan pelatihan berkebun hidroponik, Senin (12/10/2020). 

Penulis : Didik Mashudi , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri bekerja sama dengan Himpunan Wanita Disabilitas Cabang Kota Kediri dan Komunitas Hidroponik Kediri melatih 20 peserta difabilitas perempuan berkebun hidroponik.

Pelatihan berkebun hidroponik ini merupakan upaya membangkitkan masyarakat saat pandemi Covid 19.

Jumlah peserta sengaja dibatasi untuk menyesuaikan protokol kesehatan sehingga tidak mengundang banyak peserta.

“Kami mengadakan pelatihan hidroponik untuk perempuan difabel. Harapannya, mereka bisa menanam sayur di lahan sendiri dan tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli sayur,” kata Asri Andaryati, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Senin (12/10/2020).

Program intensifikasi ini menyasar pada Gapoktan dan bekerjasama dengan asosiasi terkait.

Selain kelompok tani tanaman pangan dan peternakan, Pemkot juga memperhatikan kelompok perempuan dan difabel.

Selain mendapat pelatihan, peserta juga difasilitasi untuk mempraktikkan berkebun hidroponik.

Target akhirnya, peserta binaan mampu menerapkan di rumah masing-masing sehingga halaman rumah, seberapapun luasnya bisa menjadi sumber pangan.

Sementara Munawaroh, salah satu peserta yang juga Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Cabang Kota Kediri, mengemukakan, teori yang diajarkan sangat membantu dalam penanaman sayuran karena selama ini belajar otodidak.

Diungkapkan Munawaroh, peserta bisa memahami teknik pembibitan, pindah tanam, dan pemberian nutrisi setelah ada pelatihan.

Mereka berharap semoga ke depan upaya penanaman hidroponik ini lebih berkembang sehingga meningkatkan ekonomi keluarga.

“Mohon ada tindak lanjut dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga Continue dalam pendampingannya,” ungkapnya.

Menanggapi permintaan itu, Asri bersama segenap jajarannya akan terus mendampingi para perempuan difabel hingga program hidroponik bisa menghasilkan.

Pedampingan bisa dilakukan melalui daring dan juga kunjungan lapang

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved