Kota Malang
Pelajar Kota Malang Dilantik Jadi Peer Support Buddy, Garda Terdepan Cegah Bullying di Sekolah
Mereka dilantik dalam program Peer to Buddy, yang diluncurkan oleh Indonesia Sehat Jiwa (ISJ) di Malang Creative Center, Jumat (26/9/2025).
Penulis: Purwanto | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Lebih dari 100 pelajar SD hingga SMA di Kota Malang dilantik menjadi Peer Support Buddy sebagai garda terdepan untuk membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat jiwa.
Mereka dilantik dalam program Peer to Buddy, yang diluncurkan oleh Indonesia Sehat Jiwa (ISJ) di Malang Creative Center, Jumat (26/9/2025).
Lewat program ini, mereka yang menjadi teman sebaya bisa membantu sejak awal untuk mencegah berbagai risiko di kalangan pelajar seperti bullying pada pelajar.
"Ini bukan hanya melantik individu, tapi kita juga melantik sebuah gerakan. Gerakan yang akan jadi terapi support di sekolah," ujar Ketua Indonesia Sehat Jiwa Sofia Ambarini.
Sofia bilang nantinya para pelajar tadi akan dibekali dengan ketrampilan untuk semakin memiliki hati yang tulus dan mendekatkan diri kepada rekan-rekannya serta memiliki empati tinggi kepada teman-temannya.
"Tidak sedikit yang butuh orang lain untuk teman cerita tanpa menghakimi. Nah melalui gerakan ini, teman sesama pelajar, bisa lebih dulu jadi teman curhat dan jembatan," katanya.
Sofia menjelaskan bahwa, mereka yang dilantik dalam Gerakan Peer to Buddy ini tetaplah menjadi teman.
Bukan psikolog atau psikiater, nantinya akan menjadi tahap lebih lanjut ketika siswa membutuhkan bantuan penyelesaian suatu masalah.
"Kan bisa dari tahap awal, dari kita yang masih muda. Bahkan, mereka dari umur 10 tahun, bisa memiliki empati, baik bagi diri sendiri maupun orang lain," jelasnya.
Menurutnya, para pelajar yang terlibat dalam Peer to Buddy ini dipilih oleh sekolah.
Mereka telah dilihat sebagai sosok yang memiliki perhatian lebih kepada teman-temannya.
"Karena dengan membantu teman, juga akan membantu diri sendiri," tandasnya.
Yang menarik, awalnya gerakan ini hanya menargetkan sekitar 50 pelajar.
Akan tetapi, yang hadir akhirnya jauh lebih banyak yakni satu sekolah, rata-rata mengirimkan tiga wakilnya.
Salah satu siswa yang dilantik jadi anggota Peer to Buddy yakni Lovely Amifah mengaku jika sebelumnya dia adalah tempat curhat rekan-rekannya.
| Pembuangan Bayi di Malang, Pelaku Adalah Mahasiswi dan Cowok Asal Pasuruan, Sudah Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Gang Mirej di Kelurahan Madyopuro Kota Malang Dilanda Banjir Enam Kali dalam Dua Bulan |
|
|---|
| Pemkot Malang Bakal Bangun Embung di Kelurahan Madyopuro sebagai Upaya Mengatasi Banjir |
|
|---|
| Dishub Kota Malang Dukung Trans Jatim Lewati Terminal Arjosari, Lokasi Ideal Pertemuan Transportasi |
|
|---|
| Ratusan Driver Ojol di Kota Malang Rela Antre Demi dapat Voucher BBM Gratis dan Paket Sembako |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/PEER-SUPORT-BUDDY.jpg)